Innova Reborn Masih Jadi Raja Mobil Diesel, Penjualan Tembus 18.289 Unit
Penjualan mobil diesel Januari-Agustus 2026 mencapai 30.496 unit. Toyota Innova Reborn mendominasi dengan 18.289 unit, disusul Fortuner dan Pajero Sport.
Foto ilustrasi uang - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kekayaan pengusaha batu bara Low Tuck Kwong sempat merosot tajam setelah saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengalami tekanan di Bursa Efek Indonesia. Nilai kekayaannya turun sekitar US$2,5 miliar atau sekitar Rp44,37 triliun dengan asumsi kurs Rp17.750 per dolar AS.
Menurut data real-time Forbes yang dikutip VnExpress, kekayaan Low turun menjadi sekitar US$14,8 miliar pada Selasa (15/9/2026). Kondisi itu membuatnya turun ke posisi ketiga dalam daftar orang terkaya Indonesia, di bawah Robert Budi Hartono dan Prajogo Pangestu yang masing-masing tercatat memiliki kekayaan sekitar US$16,5 miliar.
Namun, posisi tersebut bergerak cepat mengikuti harga saham BYAN. Pada perdagangan Rabu (16/9/2026), saham Bayan berbalik menguat sehingga kekayaan Low kembali naik menjadi sekitar US$16,2 miliar pada sore hari.
Penurunan kekayaan Low tidak terlepas dari kepemilikannya di Bayan Resources, perusahaan batu bara yang menjadi sumber utama kekayaannya.
Saham BYAN anjlok 10,1% pada Senin (14/9/2026), kemudian kembali turun 8,1% pada Selasa. Tekanan tersebut terjadi setelah Bayan mengumumkan kondisi force majeure terkait kewajiban pasokan batu bara.
Bayan menyatakan tiga anak usahanya, yakni PT Tiwa Abadi, PT Tanur Jaya, dan PT Fajar Sakti Prima, belum memperoleh persetujuan pemerintah atas permohonan perubahan kuota produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.
Persetujuan perubahan kuota tersebut diperlukan agar ketiga perusahaan dapat melanjutkan kegiatan produksinya. Kondisi itu kemudian berdampak pada kemampuan Bayan dan anak usahanya memenuhi kewajiban kepada pelanggan.
Pergerakan saham BYAN membuat perubahan kekayaan Low berlangsung sangat cepat.
Setelah saham Bayan kembali menguat pada Rabu, kekayaan Low menurut data Forbes kembali berada di sekitar US$16,2 miliar. Meski demikian, pada saat data tersebut dicatat, ia masih berada di bawah Robert Budi Hartono dan Prajogo Pangestu dalam daftar real-time orang terkaya Indonesia.
Perubahan tersebut menunjukkan bagaimana kekayaan miliarder yang sebagian besar terkait kepemilikan saham perusahaan publik dapat bergerak mengikuti fluktuasi harga saham.
Forbes mencatat Low Tuck Kwong sebagai pendiri Bayan Resources dan sumber kekayaannya berasal dari sektor batu bara. Ia juga memiliki sejumlah kepentingan bisnis lain, tetapi Bayan menjadi aset utama yang berkaitan dengan kekayaannya.
Low Tuck Kwong lahir di Singapura dan kemudian pindah ke Indonesia. Ia terlebih dahulu menjalankan bisnis konstruksi sebelum masuk ke sektor batu bara.
Low mendirikan Bayan Resources pada 2004. Sebelumnya, ia membeli konsesi batu bara pertamanya di Kalimantan pada 1997.
Kepemilikan keluarga Low di Bayan juga menjadi perhatian pasar dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan data pemegang saham Bayan per 31 Maret 2026, Low menguasai 40,22% saham, sedangkan putrinya, Elaine Low, memiliki 22%. Dengan demikian, keluarga Low menguasai sekitar 62,22% saham BYAN.
Perkembangan lain yang membuat Bayan menjadi perhatian pasar adalah rencana pengambilalihan saham oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.
Sebelumnya, Bloomberg melaporkan entitas yang dikendalikan Haji Isam menawarkan sekitar US$3 miliar secara tunai untuk membeli sekitar 62% saham Bayan yang dikuasai keluarga Low. Tawaran tersebut secara keseluruhan mencerminkan valuasi Bayan sekitar US$4,8 miliar, jauh di bawah kapitalisasi pasar perusahaan yang saat itu berada di kisaran US$26 miliar.
Perkembangannya kini sudah memasuki tahap lebih konkret.
PT Jhonlin Baratama, perusahaan yang dikendalikan Haji Isam, menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Low Tuck Kwong dan Elaine Low pada 16 September 2026.
Dalam perjanjian tersebut, Jhonlin Baratama akan membeli 10.000.000.500 saham BYAN atau sekitar 30% dari saham beredar. Penyelesaian transaksi masih menunggu terpenuhinya sejumlah kondisi pendahuluan.
Artinya, perkembangan terbaru tidak lagi sebatas kabar mengenai penawaran US$3 miliar untuk 62% saham. Sebagian transaksi dengan keluarga Low kini telah dituangkan dalam perjanjian bersyarat, meski penyelesaiannya belum final.
Di tengah perkembangan transaksi tersebut, persoalan produksi batu bara Bayan juga menjadi perhatian.
Bayan dan tiga anak usahanya menyatakan force majeure terhadap kewajiban pasokan batu bara setelah perubahan RKAB 2026 belum mendapatkan persetujuan.
Perusahaan menyampaikan kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan memenuhi kewajiban kepada pelanggan. Bagi investor, perkembangan terkait persetujuan RKAB dan aktivitas produksi menjadi faktor yang perlu dipantau karena dapat berpengaruh terhadap kegiatan operasional perusahaan.
Sementara itu, bagi Low Tuck Kwong, perubahan harga saham BYAN tetap menjadi salah satu faktor utama yang membuat nilai kekayaannya bergerak signifikan dari hari ke hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjualan mobil diesel Januari-Agustus 2026 mencapai 30.496 unit. Toyota Innova Reborn mendominasi dengan 18.289 unit, disusul Fortuner dan Pajero Sport.
Harga emas Pegadaian hari ini 18 September 2026 untuk Antam, Galeri 24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback.
Tak ingin tukar kursi di pesawat? Pakar resolusi konflik Emily Skinner membagikan cara menolak dengan tegas tanpa memperbesar konflik dengan penumpang lain.
Kekenyangan setelah makan bisa membuat perut penuh dan begah. Simak 8 cara sederhana untuk membantu meredakan rasa tidak nyaman dan tanda bahayanya.
Hasil Liga Europa 2026/2027, Juventus menang 5-0 atas NEC, Crystal Palace 4-0 Lech Poznan, sedangkan Torreense mengalahkan Lillestrom 2-1.
Lagu Ewe Paksa dari Love & Chaos kembali ramai di media sosial. Lirik yang menggambarkan tindakan seksual tanpa persetujuan menjadi sorotan warganet.