Ekonomi Vietnam Tancap Gas, Tumbuh 9,95% di Kuartal III/2026

Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela Minggu, 04 Oktober 2026 14:37 WIB
Ekonomi Vietnam Tancap Gas, Tumbuh 9,95% di Kuartal III/2026

Ilustrasi, Mobil listrik Vinfast VF8 yang akan diekspor sedang diangkut ke kapal di Haiphong, Vietnam. Bloomberg/Linh Pham

Harianjogja.com, JAKARTA— Ekonomi Vietnam melesat dengan pertumbuhan 9,95% secara tahunan atau year on year (yoy) pada kuartal III/2026. Kinerja tersebut didorong oleh peningkatan investasi asing dan produksi pabrik.

Pemerintah Vietnam mengumumkan pertumbuhan ekonomi tersebut pada 3 Oktober 2026. Capaian kuartal III/2026 sekaligus menunjukkan akselerasi dibandingkan pertumbuhan 8,15% pada kuartal I dan 8,81% pada kuartal II/2026.

Ekspor dan Impor Vietnam Melonjak

Penguatan ekonomi Vietnam juga tercermin dari kinerja perdagangannya. Ekspor Vietnam tumbuh signifikan sebesar 39,1% pada September 2026.

Pada periode yang sama, impor Vietnam meningkat 45,8%, lebih tinggi dibandingkan perkiraan pertumbuhan sebesar 38,1%.

Neraca perdagangan Vietnam kembali mencatat surplus sebesar US$1,3 miliar setelah mengalami defisit selama delapan bulan pertama 2026.

Kinerja tersebut berjalan seiring dengan peningkatan investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI). Komitmen FDI melonjak 76,4% pada sembilan bulan pertama 2026 menjadi US$50,4 miliar.

Sektor manufaktur dan properti menjadi beberapa sektor utama yang menopang komitmen investasi tersebut. Sementara itu, realisasi FDI pada periode yang sama meningkat 12,1%.

Inflasi Vietnam Masih Jadi Perhatian

Di tengah pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tekanan harga masih menjadi perhatian pemerintah Vietnam. Harga konsumen meningkat 5,1% pada September 2026 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Biaya transportasi dan konstruksi masih berada pada level tinggi akibat perang Iran. Pemerintah Vietnam menargetkan inflasi dapat ditekan maksimal 4,5% pada 2026.

Data pemerintah setempat juga menunjukkan perekonomian Vietnam mencatat hasil positif di hampir seluruh sektor. Kinerja tersebut didukung upaya pemerintah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dua digit pada 2026.

Selain itu, reformasi struktural turut meningkatkan tata kelola dan efisiensi penggunaan sumber daya.

Ekonomi Vietnam Tumbuh 9% dalam 9 Bulan

Secara kumulatif, ekonomi Vietnam tumbuh 9% dalam sembilan bulan hingga September 2026. Sektor industri dan konstruksi menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi dengan ekspansi sebesar 11,21% pada periode Januari–September 2026.

Sektor industri dan konstruksi menyumbang 49,62% terhadap kenaikan total nilai tambah bruto. Kinerja tersebut menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Vietnam sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini.

Sementara itu, sektor jasa tumbuh 8,69% dan memberikan kontribusi sebesar 45,03%. Adapun sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tumbuh 4,02% dengan kontribusi sebesar 5,35%.

12 Daerah Vietnam Tumbuh di Atas 10%

Pertumbuhan ekonomi juga tercatat di berbagai wilayah Vietnam. Dari total 34 provinsi dan kota yang berada di bawah pemerintahan pusat, sebanyak 12 daerah mencatat pertumbuhan gross regional domestic product (GRDP) sedikitnya 10% pada sembilan bulan pertama 2026.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Vietnam tidak hanya terjadi pada tingkat nasional, tetapi juga tercatat di sejumlah wilayah yang mencatat ekspansi GRDP sedikitnya 10% hingga September 2026.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online