Whoosh Layani 18,2 Juta Penumpang dalam Tiga Tahun Operasi

Newswire
Newswire Sabtu, 17 Oktober 2026 14:07 WIB
Whoosh Layani 18,2 Juta Penumpang dalam Tiga Tahun Operasi

Kereta Cepat Jakarta Bandung di Stasiun Halim./ Dok. KCIC\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA— Kereta cepat Whoosh telah melayani 18,2 juta penumpang sejak beroperasi secara komersial pada 17 Oktober 2023 hingga 16 Oktober 2026. Selama tiga tahun beroperasi, layanan kereta cepat Jakarta-Bandung tersebut mencatat peningkatan jumlah perjalanan dan pengguna, sekaligus dimanfaatkan untuk kebutuhan rutin, bisnis, hingga wisata.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat jumlah penumpang Whoosh terus berkembang sejak layanan berbayar pertama kali beroperasi. General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan capaian tersebut mencerminkan semakin besarnya peran Whoosh dalam mendukung mobilitas masyarakat.

"Selama tiga tahun terakhir, Whoosh telah menjadi bagian dari mobilitas masyarakat. Kepercayaan lebih dari 18 juta penumpang menunjukkan bahwa layanan kereta cepat semakin diterima dan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan perjalanan antara Jakarta dan Bandung," ujar Eva di Bandung, Jawa Barat, Sabtu.

Perjalanan Whoosh Meningkat Jadi 62 Kali Sehari

Sejak memulai layanan komersial pada 17 Oktober 2023, Whoosh mengalami perkembangan dari sisi operasional maupun jumlah penumpang. Frekuensi perjalanan yang semula 14 perjalanan per hari kini meningkat menjadi 62 perjalanan per hari.

Jumlah penumpang harian juga mengalami peningkatan. Dari sekitar 9.000 penumpang pada awal pengoperasian, Whoosh pernah mencapai lebih dari 26.000 penumpang dalam satu hari.

Saat ini, KCIC melayani lebih dari 500.000 penumpang Whoosh setiap bulan. Angka tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan kereta cepat untuk perjalanan antara Jakarta dan Bandung.

Catatan Penumpang Whoosh Sejak 2023

Berdasarkan data KCIC, jumlah penumpang Whoosh tercatat mencapai sekitar 1,14 juta orang pada periode Oktober hingga Desember 2023. Sepanjang 2024, jumlahnya meningkat menjadi 6,06 juta penumpang, kemudian mencapai 6,2 juta penumpang pada 2025.

Sementara itu, selama periode Januari hingga 16 Oktober 2026, Whoosh telah melayani sekitar 4,86 juta penumpang.

Dalam tiga tahun pengoperasiannya, KCIC juga mencatat sejumlah indikator layanan, mulai dari keselamatan hingga kepuasan pelanggan.

“Dari sisi operasional, Whoosh berhasil mempertahankan catatan zero accident selama tiga tahun beroperasi, dengan tingkat ketepatan waktu mencapai 99,4 persen dan tingkat kepuasan pelanggan sebesar 95,95 persen,” katanya lagi.

Penumpang Asing Tembus 1 Juta Orang

Selain melayani masyarakat domestik, Whoosh juga dimanfaatkan oleh wisatawan mancanegara. Eva menyebut jumlah penumpang warga negara asing (WNA) selama tiga tahun operasional telah melampaui 1 juta orang.

Dari jumlah tersebut, sekitar 43% atau 430.000 penumpang berasal dari Malaysia. Menurut Eva, penggunaan Whoosh oleh wisatawan asing turut mendukung konektivitas pariwisata antara Jakarta dan Bandung.

“Tingginya penggunaan Whoosh oleh wisatawan mancanegara turut mendukung konektivitas pariwisata antara Jakarta dan Bandung,” katanya

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online