Buruh Usulkan UMP 2027 Naik 7,5 hingga 9,5 Persen, Ini Alasannya
KSPI dan Partai Buruh mengusulkan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5%-9,5% berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
Penampakan KRL seri CL1 225 atau iE305 buatan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA/Dok. PT KAI Commuter atau KCI\r\n\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—KAI Commuter mempercepat persiapan pengadaan delapan trainset kereta rel listrik (KRL) baru yang masuk dalam program penyertaan modal negara (PMN). Proses tersebut masih mempertimbangkan kapasitas industri dalam negeri agar kebutuhan armada Commuter Line Jabodetabek dapat terpenuhi tanpa mengabaikan kualitas produksi nasional.
Pengadaan tambahan rangkaian KRL menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya volume penumpang dan bertambahnya usia armada yang saat ini beroperasi. Sebelumnya, tambahan armada dari program pengadaan 35 trainset tersebut ditargetkan dapat beroperasi pada 2027.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan sebagian armada dalam program pengadaan 35 trainset telah mulai beroperasi. Sebanyak 11 rangkaian yang berasal dari China sudah melayani perjalanan penumpang.
Sementara itu, dari total 16 kereta produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA, sebanyak tujuh telah beroperasi. Dua kereta lainnya sudah dikirim tetapi belum beroperasi, sedangkan tujuh sisanya masih dalam proses produksi.
“Khusus untuk 8 trainset KRL baru yang masuk dalam program PMN ini juga sedang dilakukan akselerasi prosesnya,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (30/10/2026).
Pengadaan 8 Trainset Masih Menunggu Asesmen Kapasitas Industri
Karina mengatakan delapan trainset yang masuk dalam program PMN saat ini masih berada dalam tahap persiapan pengadaan. Sebelum proses tersebut dilaksanakan, diperlukan asesmen untuk menilai kapasitas industri dalam negeri.
Proses penilaian tersebut masih berjalan. Asesmen diperlukan agar pengadaan armada dapat dilakukan secara efisien sekaligus memastikan kualitas hasil produksi tetap terjaga.
KAI dan KAI Commuter juga terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat persiapan pengadaan delapan rangkaian kereta tersebut.
Sebelumnya, pengadaan delapan trainset baru itu disebut direncanakan melalui kontrak dengan INKA. Namun, Karina belum memastikan keputusan akhir mengenai skema pengadaan yang akan digunakan.
Pendanaan PMN 2026 Senilai Rp1,5 Triliun Masih Diproses
Dari sisi pembiayaan, pengadaan KRL baru mendapatkan dukungan melalui penyertaan modal negara kepada KAI. PMN yang telah terealisasi meliputi anggaran 2024 sebesar Rp2 triliun dan tahun anggaran 2025 senilai Rp1,8 triliun.
Adapun PMN tahun anggaran 2026 sebesar Rp1,5 triliun masih dalam proses. Pendanaan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kelanjutan pengadaan armada KRL.
Karina menegaskan KAI dan KAI Commuter tetap mendukung pengembangan industri perkeretaapian nasional. Kolaborasi dengan INKA terus dilakukan untuk meningkatkan kapasitas sekaligus kualitas produksi kereta dalam negeri.
Meski demikian, kebutuhan operasional Commuter Line Jabodetabek juga harus menjadi pertimbangan utama. Peningkatan jumlah penumpang dan usia armada eksisting membuat tambahan rangkaian kereta diperlukan untuk menopang kapasitas angkut.
Karena itu, keputusan pengadaan diharapkan dapat mengakomodasi dua kepentingan sekaligus, yakni memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat dan memperkuat industri perkeretaapian nasional.
“Diharapkan dalam waktu dekat akan terealisasi keputusan terbaik untuk mengakomodir 2 prioritas,” lanjut Karina.
Kebutuhan KRL 2027-2036 Tembus 120 Trainset
Kebutuhan tambahan armada Commuter Line Jabodetabek diperkirakan tidak berhenti pada pengadaan delapan trainset tersebut. Dalam jangka panjang, KAI Commuter memproyeksikan kebutuhan ketersediaan rangkaian KRL terus meningkat.
Karina mengungkapkan kebutuhan trainset KRL untuk periode 2027-2036 mencapai lebih dari 120 rangkaian. Proyeksi tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan armada untuk mendukung layanan transportasi berbasis kereta listrik.
Pemenuhan kebutuhan itu juga memerlukan persiapan pembiayaan yang matang. KAI dan KAI Commuter masih melakukan koordinasi serta mempersiapkan pendanaan untuk pengadaan trainset berikutnya.
Dengan demikian, percepatan pengadaan delapan trainset melalui program PMN menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan armada Commuter Line Jabodetabek. Di sisi lain, pemerintah dan pemangku kepentingan juga perlu mempertimbangkan kemampuan produksi industri kereta api nasional agar kedua prioritas dapat berjalan beriringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
KSPI dan Partai Buruh mengusulkan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5%-9,5% berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
Kabupaten Magelang disiapkan menjadi sentra susu baru untuk mendukung swasembada susu nasional. Simak potensi dan tantangannya.
Pemerintah menambah anggaran penanganan bencana Rp60 triliun. Simak dampaknya terhadap belanja dan defisit APBN 2026.
Menperin menyebut industri manufaktur tumbuh 5,32% pada kuartal II/2026, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29%.
Jadwal Liga Prancis pekan kesembilan 2026/2027 menyajikan PSG vs Le Havre dan Lille vs Lens. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal Liga Inggris pekan kesembilan 2026/2027 menyajikan duel Chelsea vs MU dan Liverpool vs Arsenal. Simak jadwal lengkapnya.