Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Ilustrasi (universal.hermantan.com)
http://www.harianjogja.com/baca/2013/01/06/penerimaan-pajak-diy-lebihi-target-365210/pajak-bukti-cinta-tanah-air" rel="attachment wp-att-365212">http://images.harianjogja.com/2013/01/pajak-bukti-cinta-tanah-air-252x310.jpg" alt="" width="252" height="310" />JOGJA -- Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIY melaporkan realisasi penerimaan pajak pada 2012 telah melebihi target yang ditentukan sebelumnya.
Kepala Kanwil DJP DIY Sakli Anggoro mengatakan pada 2012 penerimaan pajak di DIY mencapai Rp2,5 triliun.
"Target kita sebelumnya yakni Rp2,3 triliun, dengan pencapaian tersebut berarti pencapaian 2012 mencapai 104,44 persen," ujarnya, Jumat(4/1).
Sakli menambahkan realisasi penerimaan berbagai pajak tersebut, terdiri dari perolehan dari Pajak Penghasilan (PPh) non migas, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Atas Penjualan Barang Mewah (PPNBM), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan sisanya dari Pajak lainnya.
"Namun PBB tersebut dari empat kabupaten di DIY, sebab untuk Jogja PBB sudah dikelola sendiri oleh pemda," tambahnya.
Lebih lanjut, ia merinci, realisasi berasal dari masing-masing Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama yakni KPP Pratama Yogyakarta direncanakan Rp993 miliar tercapai Rp995 miliar atau 100,27%, KPP Pratama Sleman ditargetkan Rp877 miliar tercapai Rp948 miliar atau 108, 15 % dan KPP Pratama Bantul di targetkan Rp310 miliar terpenuhi Rp333 miliar atau 107,22%. Disusul KPP Pratama Wates mencapai Rp105 miliar dari target Rp100 miliar atau 104,67% dan KPP Pratama Wonosari mencapai Rp109 miliar dari target Rp105 miliar dengan pencapaian 104,44%.
Menurutnya dengan pencapaian tersebut, pertumbuhan penerimaan pajak di DIY naik hingga 20,58% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, tingkat kepatuhan pajak di DIY pun masih menjadi nomor satu jika dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya.
"Kepatuhan SPT DIY sudah di atas 70 persen. Bahkan secara nasional tingkat kepatuhan SPT DIY menduduki rangking pertama selama beberapa tahun ini," katanya.
Sementara itu, jumlah wajib pajak di DIY saat ini telah mencapai 313.657 Wajib Pajak(WP) baik Orang Pribadi maupun Badan.
"Setiap Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama wajib menjaga penerimaannya dan perlakuan terhadap semua wajib pajak sama, tidak dibeda-bedakan, harapannya kepatuhan di DIY ini masih akan tetap terjadi di 2013 ini," katanya.(Devi Krismawati)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.