IHSG Menguat Usai Data PDB, Saham DCII hingga AMMN Melonjak
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Turis yang berwisata di Bali mulai bergeser menyukai hotel bertarif di atas Rp3 juta per malam. (ilustrasi google.news)
http://images.harianjogja.com/2013/02/bali1.jpg" alt="" width="259" height="194" />DENPASAR—Pelaku industri perhotelan menilai adanya tren eksklusivisme wisatawan dengan mulai memilih akomodasi berkelas akibat turis mulai jenuh dengan maraknya akomodasi murah.
Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Ketua PHRI Bali, mengatakan banyak wisatawan khususnya mancanegara yang tak segan untuk memilih menginap di vila dengan harga yang fantastis di atas Rp10 juta/malam.
“Kami menilai, mereka mulai jenuh dengan hotel di bawah Rp3 juta, jika nanti akomodasi eksklusif ini semakin mengangkat kualitas pariwisata Bali tidak menutup kemungkinan pengusaha hotel akan beralih bisnisnya,” ujarnya Minggu (17/2/2013).
Cok Ace menjelaskan jika tren tersebut mengangkat citra pariwisata Bali secara kuantitas memang baik tetapi secara kualitas belum dapat dilihat. Ia mencontohkan saat ini banyak pelaku pariwisata yang mulai menyasar konsumen Asia Pasifik akibat penurunan lama tinggal dan kunjungan.
Selain itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PHRI Bali, Perry Markus menambahkan, jika diperhatikan sejak 2010 minat wisatawan mengisi kamar hotel cenderung stagnan, ia mencontohkan banyak hotel yang menurunkan rate harga kamar untuk menaikkan okupansi.
“Harga promo sudah pasti menarik perhatian tamu dan imbasnya hotel-hotel yang sudah lama atau establish menjadi turun,” ujarnya.
PHRI mencatat pada 2010 jumlah kunjungan wisatawan ke hotel non bintang sebesar 35,93%, 2011 menjadi 36,51%, dan 2012 sebesar 36,87%, Begitu pun yang terjadi di hotel berbintang, pada 2010 sebesar 60,62%, 2011 sebesar 62,15%, 2012 sebesar 61,43%. “Meskipun meningkat tak menyelesaikan masalah, karena peningkatannya tidak signifikan.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Pelatih PSIM Jean-Paul Van Gastel mengungkap rumitnya proses rekrutmen pemain di Indonesia yang banyak mengandalkan jaringan dan video agen.
Prabowo mengajukan Aida S. Budiman, Solikin M. Juhro, dan Anwar Bashori sebagai calon pimpinan Bank Indonesia. Ini rekam jejaknya.
Garuda Indonesia ditargetkan mulai mencetak laba pada awal 2027. Rugi GIAA kuartal I/2026 menyusut 45,2% menjadi US$41,6 juta.
Pemerintah menyiapkan insentif bagi pengusaha logistik untuk meredam dampak zero ODOL yang berpotensi menaikkan biaya logistik 3,3%.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengajak masyarakat memperkuat gotong royong, persatuan, serta kemandirian ekonomi dan teknologi.