Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Warga memperlihatkan belut sawah (Monopterus albus)./ANTARA-Syifa Yulinnas
Harianjogja.com, PALEMBANG-Nilai ekspor periode Januari-Februari 2018 untuk sektor perikanan Sumatra Selatan tumbuh pesat. Nilai ekspornya mencapai US$1,83 juta atau naik 64,3% dibandingkan periode yang sama 2017.
Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Selatan Luluk Hari Suci di Palembang, Minggu mengatakan, peningkatan ini selaras dengan meningkatnya volume ekspor yang tercatat mencapai 450 ton atau naik 87,6% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Terdapat tiga komoditas utama ekspor Sumsel yakni udang, sidat dan paha kodok. Ini diekspor ke berbagai negara, terutama ke Jepang," kata dia, Minggu (29/4/2018).
Ia mengatakan, Pemprov Sumsel mendorong pelaku usaha perikanan mengekspor produknya karena pasar di luar negeri memberikan keuntungan berlipat.
"Seperti sidat, sangat diminati Jepang. Bahkan berapa pun ekspor akan diterima, asalkan sesuai dengan standar mereka baik dari sisi berat dan ukuran," kata dia.
Salah satu yang juga dicatat Provinsi Sumatra Selatan terkait ekspor sektor perikanan ini yakni ekspor satu ton belut ke Tiongkok oleh Usaha Dagang (UD) Bandar Mina pada setiap bulan, untuk memenuhi permintaan dua kota di sana yakni Shanghai dan Guangzhou.
Komoditas belut yang diekspor ini merupakan hasil tangkapan dari warga Sumsel yang tersebar di beberapa kabupaten/kota yang dikumpulkan para pengumpul.
"Belut asal Sumsel sebenarnya sudah lama diekspor ke luar negeri, tapi ekspor tersebut dilakukan di Jakarta, tapi sejak dua tahun terakhir diekspor langsung dari Palembang, harapannya nama Sumsel yang muncul," kata dia.
Di pasaran ekspor harga belut mencapai Rp84.000/kg, sementara di dalam negeri hanya Rp40.000/kg.
Perairan Umum dan Daratan Sumatera Selatan saat ini tercatat menjadi yang terluas di Asia Tenggara dengan mencapai 2,5 juta hektare yang di dalamnya terdapat 233 jenis ikan. Sehingga dapat dimaklumi jika tangkapan belut mencapai 10-20 ton per hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Polsek Prambanan dan Pos Lantas Mitra 11 menyita 10 motor saat razia balap liar di wilayah Prambanan, Klaten.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.