Airport Tax di Bawah AP II Akan Dinaikkan, Jadi Berapa?

Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana Selasa, 02 Oktober 2018 05:30 WIB
Airport Tax di Bawah AP II Akan Dinaikkan, Jadi Berapa?

Pesawat Garuda Indonesia mempersiapkan keberangkatan di apron Termial 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten Selasa (13/2/2018). (Bisnis/Felix Jody Kinarwan)).

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan akan menyesuaikan tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) atau passenger service charge (PSC) pada beberapa bandara di bawah kelolaan PT Angkasa Pura II (Persero).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kebijakan tersebut saat ini masih dalam proses pembahasan di tingkat Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Pemerintah masih mengevaluasi usulan penyesuaian tarif yang diajukan oleh AP II. "Dalam waktu dekat akan dilakukan suatu settlement dengan harga tertentu. Akan kami finalisasi dalam waktu dekat," kata Budi, Senin (1/10/2018).

Pihaknya telah meminta AP II untuk membicarakan penyesuaian tarif tersebut dengan pemangku kepentingan yang lain. Kendati demikian, bandara mana saja yang diusulkan untuk disesuaikan tarifnya, belum diumumkan.

Sebelumnya, penyesuaian tarif PJP2U dilakukan terhadap Bandara Internasional Soekarno-Hatta sejak 18 Januari 2018 melalui surat Menteri Perhubungan No. 303/2018 tentang PJP2U. Nominal PSC terbaru berlaku untuk penerbangan dari Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3.

Saat itu, tarif PSC pada penerbangan domestik di Terminal 1A, B dan C naik dari Rp50.000 menjadi Rp65.000 per pelanggan. Terminal 2 domestik dari Rp60.000 menjadi Rp85.000 dan Terminal 2 internasional tidak ada penyesuaian yakni Rp150.000.

Tarif PSC Terminal 3 Internasional naik dari Rp200.000 menjadi Rp230.000, sedangkan Terminal 3 domestik tetap Rp130.000 per penumpang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online