Resmikan Museum Marsinah, Prabowo: Buruh Harus Dilindungi!
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Mukesh Ambani. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Harta orang terkaya di India ini unik. Mukesh Ambani sudah langganan menjadi miliarder terkaya di India. Kekayaan bos Reliance ini berhasil naik USD9,3 miliar pada 2018.
Alhasil, kekayaan founder and chairman Reliance Industries ini mencapai USD47,3 miliar pada 2018. Demikian dilansir dari Forbes, Sabtu (6/10/2018).
Reliance Industries sendiri didaulat menjadi perusahaan India paling valueable. Revenue perusahaan raksasa minyak dan gas ini tembus USD60 miliar.
Reliance didirikan oleh ayah Mukesh, Dhirubhai Ambani pada 1966 sebagai perusahaan menufaktur kecil yang memproduks tekstil.
Setelah sang ayah wafat pada 2002, Ambani dan adiknya Anil mengendalikan perusahaan keluarga tersebut.
Pada 2016, Reliance terlibat dalam price war dalam memperebutkan pasar telekomunikasi yang sangat ketat. Saat itu, perusahaan ini meluncurkan perusahaan yang menyeduakan layanan 4G bernama Jio.
Jio tercatat memiliki 215 juta customer. Dia memberikan layanan telepon domestik gratis, data internet murah hingga virtually free smartphones.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Kosti memperluas komunitas sepeda ontel hingga Papua Tengah dan menargetkan generasi muda melalui program kampus dan sekolah.
Perguruan tinggi didorong mencetak lulusan adaptif, inovatif, dan berjiwa wirausaha untuk menghadapi era Society 5.0.
Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di desa dan menargetkan 30.000 koperasi beroperasi pada Agustus 2026.
Kabupaten Klaten bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional bernama Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.
Kapal induk Prancis Charles de Gaulle bergerak menuju Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan Iran, AS, dan Israel.