Gempa M 7,1 Guncang Kumamoto Jepang, Lebih dari 50 Orang Terluka
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, melukai lebih dari 50 orang. Gempa susulan M6,1 menyusul, sementara peringatan tsunami sempat dikeluarkan.
Mukesh Ambani. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Harta orang terkaya di India ini unik. Mukesh Ambani sudah langganan menjadi miliarder terkaya di India. Kekayaan bos Reliance ini berhasil naik USD9,3 miliar pada 2018.
Alhasil, kekayaan founder and chairman Reliance Industries ini mencapai USD47,3 miliar pada 2018. Demikian dilansir dari Forbes, Sabtu (6/10/2018).
Reliance Industries sendiri didaulat menjadi perusahaan India paling valueable. Revenue perusahaan raksasa minyak dan gas ini tembus USD60 miliar.
Reliance didirikan oleh ayah Mukesh, Dhirubhai Ambani pada 1966 sebagai perusahaan menufaktur kecil yang memproduks tekstil.
Setelah sang ayah wafat pada 2002, Ambani dan adiknya Anil mengendalikan perusahaan keluarga tersebut.
Pada 2016, Reliance terlibat dalam price war dalam memperebutkan pasar telekomunikasi yang sangat ketat. Saat itu, perusahaan ini meluncurkan perusahaan yang menyeduakan layanan 4G bernama Jio.
Jio tercatat memiliki 215 juta customer. Dia memberikan layanan telepon domestik gratis, data internet murah hingga virtually free smartphones.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, melukai lebih dari 50 orang. Gempa susulan M6,1 menyusul, sementara peringatan tsunami sempat dikeluarkan.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.