Kemenhub Catat 302.561 Truk ODOL Masih Langgar Aturan di 2026
Kemenhub mencatat 302.561 kendaraan ODOL masih melanggar aturan hingga Juni 2026, pengawasan dilakukan di 89 UPPKB.
Ilustrasi penumpang berada di sisi dekat jendela pesawat./emirates247.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan tetap mengizinkan Lion Air dan Wings Air memberlakukan bagasi tercatat berbayar dengan sejumlah penyesuaian, sementara Citilink Indonesia ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B. Pramesti mengatakan sikap itu merespons tunturan publik atas mahalnya biaya bagasi tercatat berbayar yang dikutip maskapai layanan minimum (no frills) atau sering disebut low cost carrier (LCC). “Untuk Lion karena sudah diberlakukan, akan tetap diberlakukan. Namun ada penyesuaian-penyesuaian, terutama tarif bagasi,” katanya, Jumat (1/2).
Dia meminta Lion Air dan Wings Air menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan pengenaan biaya tercatat berbayar. Sejauh ini, beberapa hal yang harus ditindaklanjuti oleh kedua maskapai itu yaitu masih banyak penumpang yang belum memahami tata cara pembelian bagasi melalui prepaid. Penumpang banyak membeli vocer bagasi di check-in counter dengan harga excess baggage ticket (EBT) yang jauh lebih mahal.
Dia menambahkan tarif bagasi berbayar prepaid tidak disosialisasikan dengan baik sehingga masyarakat belum mengetahui besaran harganya. Kemudian pembelian bagasi berbayar prepaid melalui situs Lion Air masih terdapat beberapa kekurangan tampilan pada sistem.
Menurutnya, harus ada penjelasan terperinci mengenai pembelian bagasi berbayar untuk penerbangan langsung, transit dan transfer yang dilakukan oleh kombinasi antara Lion Air, Wings Air, maupun Batik Air.
Poin selanjutnya, adalah agar setiap keluhan penumpang terkait bagasi berbayar dapat ditindaklanjuti secara proporsional dengan menyampaikan tindak lanjut yang dilakukan. Hal tersebut menjadi suatu informasi yang mengedukasi penumpang, melalui media elektronik, media cetak, maupun media sosial.
Lion Air Group juga diimbau sosialisasi dengan membuat infografik mengenai daftar harga tarif prepaid maupun EBT untuk semua rute yang dilayani dan batasan bagasi prepaid yang dapat dibeli oleh penumpang. Polana berharap poin evaluasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti, agar tidak terjadi polemik berkepanjangan antara penumpang dan maskapai.
Danang juga akan merespons setiap imbauan dari regulator terkait dengan sosialisasi pemberlakuan tarif bagasi tercatat maupun tarif prepaid baggage. “Kami terus akan intensifkan sosialisasi prepaid baggage. Channel sosialisasi masih sama, tetapi konten akan dibuat lebih menyesuaikan dengan segmen masyarakat agar mudah dipahami,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenhub mencatat 302.561 kendaraan ODOL masih melanggar aturan hingga Juni 2026, pengawasan dilakukan di 89 UPPKB.
Prakiraan cuaca DIY Rabu 23 September 2026, Kota Jogja mencapai 33 derajat Celsius. Simak suhu dan kelembapan lima wilayah.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 23 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIMMADE, SIMPITU hingga layanan malam. Cek lokasi dan syaratnya.
Jadwal SIM Sleman Rabu 23 September 2026 tersedia di MPP Sleman. Cek lokasi, jam layanan, jenis SIM, dan syarat perpanjangan.