Modus Lempar Paket ke Dalam Lapas Digagalkan, Diduga Berisi Sabu
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Ilustrasi kereta Lebaran./JIBI
Harianjogja.com, BANDUNG—PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan akan ada kereta tambahan untuk melayani masyarakat pada musim mudik Lebaran 2019 mendatang.
Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan pihaknya tengah membahas terkait jumlah penambahan kereta yang akan dioperasikan pada arus mudik lebaran.
Sebelumnya, PT KAI sudah mulai menjual tiket untuk lebaran sejak 25 Februari 2019 lalu. Edi mengatakan antusiasme masyarakat dalam menggunakan kereta api untuk mudik sangat tinggi, oleh karenanya ia akan segera mengumumkan jumlah penambahan kereta yang akan dioperasikan.
"Tiket sudah mulai dijual 25 Februari, dan nampaknya masyarakat masih banyak yang pengen, jadi cepet sekali dibeli sama orang, kita berharap Maret pertengahan atau akhir saya akan umumkan kereta tambahannya," ungkap Edi seusai meluncurkan Kereta Penolong, di Stasiun Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/3).
Untuk melihat kesiapan sarana, ia memastikan Direktur Sarana PT KAI tengah mengecek kereta-kereta tambahan yang akan dioperasikan, termasuk kereta tambahan buatan INKA.
"Sirektur sarananya masih ngecek di lokasi ada gak yang bisa dipakai, tentu saja harus aman ya, kita juga sedang simulasi rangkaiannya diperpanjang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Rhoma Irama kembali tampil di Malaysia setelah sekitar 20 tahun absen. Bersama Soneta, ia mengguncang Latihan Pestapora di Kuala Lumpur.
Uni Eropa menawarkan satelit Copernicus untuk membantu pencarian korban gempa NTT M7,7 yang menewaskan 47 orang.
Prabowo paling sering menyebut kata Indonesia dalam pidato kenegaraan 2026, disusul rakyat, tahun, anak, sekolah, hingga BUMN.
Gempa 7,7 SR di Flores NTT menewaskan 38 orang. Pemerintah kirim 50.000 paket sembako dan kerahkan TNI untuk evakuasi korban.
Karhutla di TNBTS mulai terkendali. Api aktif sudah tidak ditemukan, tetapi petugas masih melakukan pendinginan untuk mencegah bara kembali menyala.