Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Ilustrasi bagian depan Hotel Santika Premiere Jogja/Hotel Santika Premiere Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Hotel Santika Premiere Jogja menunjukkan komitmen untuk mendukung gerakan melindungi bumi dengan berpartisipasi dalam Earth Hour. Sebuah gerakan global yang diprakarsai oleh Worldwide Wildlife Fund for Nature (WWF) untuk memadamkan lampu pada Sabtu (30/3) pukul 20.30–21.30 WIB.
“Upaya ini adalah salah satu langkah kecil yang harus dilakukan dan bentuk komitmen hotel untuk ikut melawan perubahan iklim. Semoga melalui gerakan ini, dapat menginspirasi tamu untuk dapat melestarikan energi bumi demi kelangsungan hidup manusia di masa yang akan datang,” ucap General Manager Hotel Santika Premiere Jogja, Janto Prawira, melalui siaran pers, Kamis (4/4).
Suasana hotel malam itu menjadi indah karena cahaya pengganti ramah lingkungan menghiasai beberapa sudut hotel. Lampu yang dipadamkan mulai dari area luar hotel, restoran, lobi dan beberapa area publik yang lain.
Selain melibatkan para karyawan, Hotel Santika Premiere Jogja juga turut mengajak para tamu yang malam itu menginap untuk melakukan gerakan kecil mematikan lampu selama 60 menit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Kali ini, Astra Motor Yogyakarta hadir dalam kompetisi basket, "Basket in the Mall", yang diselenggarakan di atrium Jogja City Mall (JCM) (14-17/5).
WhatsApp iPhone kini mendukung dua akun dalam satu aplikasi lewat update versi 26.17.76 serta menghadirkan fitur Meta AI dan passkey.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Liga 1 2025/2026 usai menang dramatis atas PSM Makassar dan unggul dari Borneo FC.
Rangkaian hari kedua Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 mencatat sejarah menjadi tuan rumah International Cycling History Conference (ICHC)
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.