Harga Oli Pertamina Naik 17 Persen, Ini Penyebabnya
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Harianjogja.com, BANTUL - Tingkat pengangguran terbuka di DIY masih cukup tinggi kendati perekonomian di provinsi ini terus tumbuh membaik. Penyumbang terbesar angka tersebut merupakan lulusan universitas dan SMK.
Kabid Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Rachmawati mengatakan pada Februari 2014 tingkat pengangguran terbuka di DIY mencapai 2,16% atau mengalami penurunan 1,57 poin dibanding 2013.
"Kebanyakan yang menganggur ini adalah lulusan universitas dan SMK. Ini yang akan coba dilihat lebih dalam lagi penyebabnya,” kata dia di Kantor BPS DIY, Jalan Ringroad Selatan, Senin (5/5/2014).
Kinerja pertumbuhan ekonomi DIY pada triwulan I tahun 2014 yang diukur dari kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2000 meningkat 3,41% terhadap triwulan IV 2013 (q-to-q). Pertumbuhan ini terutama digerakkan tingginya pertumbuhan sektor pertanian sebesar 67,55%.
Selain itu, masih ada sektor listrik, gas dan air bersih yang naik 3,1% dan sektor pertambangan dan galian, sektor konstruksi, sektor perdagangan serta sektor jasa-jasa yang masing-masing mengalami kenaikan 4,40%, 23,75%, 5,86% dan 3,67%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
PLN memulihkan 11 gardu induk di Flores pascagempa M7,7 NTT. Satu penyulang masih terganggu akibat tiang listrik roboh dan patah.
Gempa NTT M7,7 menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. BNPB mencatat kerusakan masif di sejumlah wilayah.
BNPB mengirim bantuan logistik lewat jalur laut ke Pulau Palue, Sikka, untuk menjangkau korban gempa NTT yang terkendala akses geografis.
Shayne Pattynama kembali ke Persija setelah membela Timnas Indonesia di ASEAN Hyundai Cup 2026 dan siap bekerja keras di bawah Shin Tae-yong.
IESR mendukung pengurangan subsidi BBM lewat elektrifikasi transportasi, tetapi meminta perlindungan kelompok rentan dan penguatan ekosistem EV.