Advertisement

DIY Dipilih Jadi Lokasi Rakernas IHGMA Pertama, Ini Alasannya

Rheisnayu Cyntara
Jum'at, 27 April 2018 - 23:17 WIB
Kusnul Isti Qomah
DIY Dipilih Jadi Lokasi Rakernas IHGMA Pertama, Ini Alasannya Jumpa pers Rakernas IHGM di Hotel Grand Keisha, Sleman, Jumat (27/4/2018). - Harian Jogja/Rheisnayu Cyntara

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN-Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) pertama bakal diselenggarakan di Hotel Grand Mercure Yogyakarta pada 4-6 Mei 2018. Rakernas pertama ini mengusung tema Budaya untuk Pariwisata dan Pariwisata untuk Budaya.

Wakil Ketua I Rakernas IHGMA Tantiarini Hidayati menuturkan, pemilihan DIY sebagai tuan rumah kali ini karena DIY memang dikenal dengan kekuatan pariwisata berbasis budayanya. Ada begitu banyak potensi budaya yang ada, misalnya Keraton Nyayogyakarta. Hal itu sangat sesuai dengan tema yang diangkat kali ini. Menurutnya IHGMA ingin menjadikan aspek budaya sebagai sumber inspirasi dalam menyusun program pengembangan pariwisata.

Advertisement

"Kami ingin program-program yang kami susun selaras dengan program yang diadakan pemerintah. Kami ingin menjadi partner pemerintah dalam mengembangkan wisata," katanya dalam jumpa pers di Hotel Grand Keisha, Sleman, Jumat (27/4/2018).

Tantiarini menyebut dalam rakernas kali ini, IHGMA yang telah berumur dua tahun akan memaparkan kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan satu tahun terakhir dari 25 DPD seluruh Indonesia. Selain itu, rakernas akan menyusun program kerja setahun ke depan. Sehingga diharapkan potensi wisata berupa atraksi daerah yang ada tidak bersifat sporadis.

Namun, dalam satu kesatuan dalam kalender kegiatan tahunan yang terencana. Diharapkan dengan demikian, potensi tersebut memberi kontribusi signifikan untuk menaikkan jumlah kedatangan wisatawan lokal dan mancanegara.

"Kami harap program-program unggulan yang dimiliki tiap DPD dapat masuk dalam agenda nasional DPP. Misalnya kami di Jogja punya program peningkatan kapasitas SDM dengan memberi pelatihan ke sekolah vokasi, SMK, atau lembaga pelatihan pemerintah yang akan kami usulkan jadi agenda nasional. Agar ilmu profesi kami ini bisa bermanfaat bagi masyarakat," imbuhnya.

Tantiarini juga menambahkan ada isu-isu khusus yang bakal dibahas pada rakernas kali ini, di antaranya isu peningkatan kapasitas untuk mampu bersaing dengan tenaga kerja asing. Juga isu-isu lain yang menjadi kendala di tiap DPD, sehingga diharapkan ada solusi bersama untuk mengatasinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103

Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103

Jogja
| Sabtu, 04 April 2026, 16:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement