Penumpang bersiap memasuki bus di Terminal Giwangan, Jogja./Harian Jogja-Rheisnayu Cyntara
Harianjogja.com, JOGJA—Puncak arus balik di Terminal Giwangan diprediksi akan terjadi pada Sabtu (23/6). Ini berdasarkan perkiraan tahun-tahun sebelumnya, puncak arus balik biasanya terjadi pada H+5 hingga H+7 Lebaran.
Kepala UPT Terminal Giwangan Bekti Zunanta mengakui kini sudah terlihat peningkatan jumlah penumpang yang berangkat dari terminal ini. “Bedanya kalau tahun lalu, semua arus mudik terjadi sebelum lebaran atau H min. Sekarang H+2 saja masih ada yang mudik, total ada 23.000 penumpang pada hari itu. Mungkin karena waktu libur yang panjang, tidak dapat tiket sebelum Lebaran, habis Lebaran masih sempat mudik,” ujarnya kepada Harian Jogja saat ditemui di kantornya, Rabu (20/6).
Bekti menyebut pada puncak arus balik, diprediksi akan ada sekitar 21.000 penumpang yang berangkat dari Terminal Giwangan. Mayoritas kedatangan maupun pemberangkatan penumpang masih didominasi dari dan ke Jakarta mencapai 90% dari total angkutan mudik. Pada musim mudik kali ini, dalam sehari rata-rata ada 1.800 kedatangan dan 1900 pemberangkatan. Pada hari biasa, baik pemberangkatan maupun kedatangan ada di kisaran 1.700 per hari.
Sedangkan untuk penambahan armada, menurutnya juga ada peningkatan dibandingkan tahun lalu. Jika tahun lalu penambahan armada saat Lebaran mencapai 868 bus maka sekarang ada sekitar 1000 bus. “Ramai-ramainya biasanya pukul 14.00 sampai 19.00 WIB,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: