Advertisement
BPD DIY Targetkan 800 Kantong Darah Terkumpul
Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad (dua kiri) didampingi Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo (kiri) melihat donor darah menyambut HUT ke-57 Bank BPD DIY di Jogja City Mall, Sleman, Selasa (13/11). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Menyambut HUT ke-57 Bank BPD DIY menggelar aksi sosial donor darah di Jogja City Mall, Selasa (13/11). Bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Jogja dan JCM, aksi ini ditargetkan dapat mengumpulkan 800 kantong darah.
Direktur Utama PT Bank BPD DIY Santoso Rohmad mengatakan dalam rangka menyambut ulang tahun bank daerah ini, aksi ini selalu rutin digelar setiap tahunnya. "Kegiatan ini adalah wujud rasa syukur kami, serta sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan darah untuk kemanusiaan," ujar Santoso.
Advertisement
Peserta donor darah juga berasal dari berbagai kalangan masyarakat sekitar, serta karyawan dan staf Bank BPD DIY. Kebutuhan darah masyarakat sangat tinggi. Santoso berharap dengan target 800 kantong dapat memenuhi pasokan darah yang disediakan oleh PMI bagi masyarakat yang membutuhkan.
"HUT BPD DIY akan diselenggarakan pada 15 Desember mendatang. Berbagai kegiatan telah dipersiapkan untuk menyambut perayaan ke 57 tahun ini," imbuh Santoso.
Sementara itu, aksi donor darah tersebut disambut baik dan diapresiasi oleh Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo. Prabukusumo mengungkapkan PMI selalu berupaya mengumpulkan darah dari pendonor agar masyarakat yang membutuhkan darah dapat selalu tercukupi. Selain itu, sejumlah langkah dilakukan oleh PMI DIY agar akses darah oleh masyarakat dapat semakin mudah, terutama bagi masyarakat tidak mampu.
Diakuinya salah satu upaya yang dilakukan dengan menutup stok darah PMI di wilayah Sleman dengan APBD. Rencana itu telah diajukam oleh pemkab setempat, agar masyarakat yang membutuhkan darah dalam jumlah banyak dan harus melakukan tranfusi darah secara berkala tidak kesulitan, terutama secara materiil.
"Tahun depan masyarakat Sleman yang mempunyai KTP atau kartu keluarga Sleman, kalau butuh darah, free (gratis). Gagasan ini diharapkan akan membantu masyarakat yang membutuhkan darah, baik untuk cuci darah, atau korban kecelakaan," jelas Prabu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BMKG Prediksi Hujan Sedang-Lebat Landa DIY Hingga 4 Februari
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo Pastikan Stabilitas Pasar Modal di Tengah Gejolak Keuangan
- Bulog DIY Bidik Serap 100.000 Ton Gabah Saat Panen Raya 2026
- Harga Pertamax Turun Jadi Rp11.800 per Liter Mulai 1 Februari
- RUPST Himbara 2026 Segera Digelar, Ini Penjelasan Danantara
- Harga Emas Pegadaian Anjlok, Galeri24 dan UBS Turun Rp190.000 per Gram
- Ini Daftar 95 Pinjaman Online Berizin OJK per Februari 2026
- Gejolak Pasar Modal, Presiden Prabowo Turun Tangan
Advertisement
Advertisement



