Sambung Silaturahmi dengan Desainer Lokal, The Phoenix Hotel Gelar Fashion Show

Sambung Silaturahmi dengan Desainer Lokal, The Phoenix Hotel Gelar Fashion ShowFashion show di The Phoenix Hotel. - Harian Jogja/Istimewa
18 Februari 2019 11:57 WIB Bernadheta Dian Saraswati Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA--The Phoenix Hotel selalu menyambung silaturahmi dengan para desainer lokal Jogja. Hal ini dilakukan karena The Phoenix menjadi hotel pionir yang membawa dunia fesyen ke perhotelan dan turut berkontribusi dengan mengangkat banyak nama desainer lokal hingga ke kelas nasional.

Berangkat dari itulah kemudian membuat The Phoenix kembali menjadi tuan rumah bagi para desainer Jogja dalam fashion show bertema February Interlude “Jogja Unique Culture”. Kegiatan ini dilaksanakan bersama APPMI Jogja dan menjadi salah satu program Jogja Heboh. Kendati acara ini bersifat undangan terbatas, namun masyarakat umum pecinta fashion banyak yang menanyakan untuk bisa hadir di The Phoenix Hotel guna menyaksikan langsung karya-karya para desainer APPMI.

Maria Perwitasari selaku Marketing Communications Manager The Phoenix Hotel Yogyakarta  menjelaskan gelaran fashion show di awal tahun ini masih mengusung konsep favorit para designer APPMI dengan memanfaatkan penggunaan kain-kain eksklusif produksi sendiri, dengan ciri khas yang klasik, alami dari sisi pewarnaan, dan kaya motif sesuai tema yang selalu diangkat APPMI yaitu “Jogja Unique Culture”.

Para designer APPMI yang diajak terlibat pada pagelaran fashion show di The Phoenix kali ini adalah Sugeng Waskito, Dewi Deeje, Lusi Ekawati, Tarimade, Vitalia Pamoengkas, Rani Prasodjo, Zamwarir, Liza Supriyadi, Ayu Purhadi, Dadang Koesdarto, juga dua orang member baru APPMI yaitu Linda dan Adewani yang sekaligus diresmikan sebagai anggota saat fashion show ini.

"Fashion show kali ini cukup berbeda dengan sebelumnya. Dimana APPMI sebagai partner The Phoenix Hotel Yogyakarta turut menggandeng para public figure yang berasal dari pemerintahan untuk diajak menjadi model-model yang membawakan karya-karya mereka, sehingga terlihat anggun dan sesuai dengan karakter karya-karya para desainer tersebut," katanya dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Senin (18/2/2019).

Di antaranya Yani Saptohudoyo; Ch. Lucy Irawati selaku Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Nakertrans Kota Jogja; Aris Riyanta selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi DIY; Taviv selaku Kepala Bidang Perencanaan Provinsi DIY; selain itu juga ada perwakilan dari Kadin Jogja dan Formeker.

The Phoenix Hotel Yogyakarta yang sudah jadi rumah kembali bagi para desainer menampilkan karya-karya terbaiknya, sekaligus menjadi wadah untuk mengenalkan karya-karya terbaru mereka, dan juga menjembatani kerjasama baik antara desainer, hotel, dan juga para pecinta fesyen di Jogja.

Dengan telah terselenggaranya beberapa kali fashion show ini tetap terjalin kerjasama yang baik dengan semua pihak yang telah selalu mendukung.
Acara fashion show ini di mulai pukul 16.00 WIB di Terrace 1918’s, untuk memunculkan suasana yang benar-benar klasik khas The Phoenix Hotel. Acara ini diawali jamuan Hi-tea, dilanjutkan dengan tarian kontemporer sebagai pembukaan dari Gendhis Paranti.

Sementara itu fashion show yang dibagi menjadi dua sesi ini selain menampilkan karya kain-kain tradisi yang dirancang menjadi lebih modern dan menarik sebagai karya ready to wear, juga menampilkan potongan yang lebih dinamis dan tampak modern sehingga lebih menarik.

"Tak hanya berhenti disini saja, The Phoenix Hotel akan terus membuka diri bagi para desainer yang ingin saling mendukung dan memajukan dunia fesyen Jogja dengan event yang lebih hangat mempertemukan manajemen hotel, para designer, komunitas fashion dan kolektor fesyen di sini," katanya.