Advertisement
Bulog DIY Jual 4.000 Paket Pangan Murah
Penjualan sembako murah di halaman Ndalem Kaneman Kadipaten, Sabtu (13/4)./ Harian Jogja - Herlambang Jati Kusumo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Memperingati HUT ke-21 BUMN, Bulog Divre DIY menjual paket pangan murah, setidaknya 4.000 paket pangan murah disiapkan di wilayah kerja Bulog Divre DIY atau DIY, Kedu dan Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (14/4).
Kepala Bulog Divre Yogyakarta, Rini Andrida mengatakan saat ini sudah saatnya meningkatkan sinergi antar-BUMN dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan hadir di tengah-tengah masyarakat, hal ini sebagai wujud dari kepedulian dan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan, corporate social responsibility (CSR) agar dalam perkembangannya membawa manfaat lebih di masyarakat.
Advertisement
“Penjualan pangan murah ini dilakukan dalam rangka HUT ke-21 Kementerian BUMN, Bulog yang kebetulan juga akan merayakan hari jadinya yang ke- 52 pada awal Mei mendatang merupakan salah satu perusahaan pangan yang dimiliki Bangsa ini, sudah sepatutnya mendukung dan senantiasa memberi manfaat ke masyarakat, salah satunya dengan ragam kegiatan semacam ini,” ucap Rini, di sela-sela acara penjualan pangan murah BUMN yang di gelar di halaman Ndalem Kaneman Kadipaten, Sabtu (13/4).
Menurutnya, selain merupakan wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, kegiatan ini juga dilakukan untuk lebih mengenalkan produk-produk BUMN. Khususnya produk pangan ke masyarakat luas agar ke depan produk pangan produksi BUMN tersebut dapat menjadi andalan keluarga Indonesia dalam pemenuhan hak untuk memperoleh pangan yang sehat dan murah.
BACA JUGA
Paket sembako itu sendiri terdiri beras, minyak goreng, gula pasir, garam, serta sarden yang semuanya produksi perusahaan–perusahaan di bawah naungan Kementerian BUMN, senilai Rp42.000 per paket dan dapat dibeli oleh masyarakat dengan harga Rp10.000 per paket.
“Kami bekerja sama dengan dinas terkait agar tepat sasaran ini. Diharapkan dengan kegiatan ini, masyarakat dapat terbantu dan benar – benar merasakan kehadiran Perusahaan BUMN di wilayah mereka,” ucap Rini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Konsumsi BBM Naik 28 Persen, Pertamina Jamin Stok Aman Saat Lebaran
- Harga Minyak Naik Tekan Rupiah Mendekati Level Psikologis
- Inflasi DIY Maret 2026 Diprediksi Nyaris 1 Persen
- Investor Baru Jogja Tembus Ribuan dalam Sebulan
- Update Harga Emas Hari Ini: Stabil di Rp2,26 Juta per Gram
- Koperasi Desa Bakal Sediakan Kredit, Bunga Dipatok 6 Persen per Tahun
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Advertisement








