#MediaLawanCovid19 Luncurkan Kampanye PantunGakMudik
Kampanye PantunGakMudik diluncurkan untuk meredam peningkatan kembali penyebaran virus Covid-19, khusus menjelang dan pascahari raya Idulfitri.
Uang rupiah./Bloomberg-Brent Lewin
Harianjogja.com, JAKARTA--Banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi menjelang dan ketika Lebaran sering menghabiskan dana besar sehingga menyebabkan kondisi keuangan setelah Lebaran menjadi sulit.
Tak jarang, banyak orang kebingungan masalah keuangan setelah Lebaran dan harus kembali beraktivitas seperti biasa. Tunjangan hari raya (THR) pun sudah tak bersisa, gaji yang sudah dibayarkan juga menipis.
Guna mengembalikan kondisi normal, perencana keuangan Aidil Akbar mengatakan, Anda harus mengevaluasi keuangan. Pertama sekali, Anda harus mengetahui sumber masalah keuangan tersebut.
"Kebocoran keuangannya dari pos mana saja, misalnya pos pengeluaran di bulan Ramadan mana yang paling banyak, " kata Aidil kepada Bisnis.com dikutip Kamis(6/6/2019).
Selain itu, harus dikaji ulang apakah ada pengeluaran yang tidak penting sehingga dapat mengganggu cashflow. Jadi, harus dilakukan pengecekan secara spesifik.
"Setelah kita tahu di mana sumber kebocoran dana tersebut, kita bisa mulai memperhitungkan berapa besar kemungkinan tersebut akan bocor lagi tahun depan, sehingga tidak jatuh di lubang yang sama, " jelasnya.
Saat mengevaluasi, yang harus diingat adalah apakah saat lebaran Anda sudah menggunakan dana darurat atau tidak.
"Jika kita pakai dana darurat berarti dikembalikan dana daruratnya, " katanya.
Selanjutnya, lihat apakah menggunakan kartu kredit atau tidak. Jika menggunakan kartu kredit, Anda harus segera membayar tagihan kartu tersebut.
"Tidak boleh ditunda. Semua utang konsumtif harus segera dilunasi semua, karena semakin banyak menunda, beban di bulan berikutnya akan semakin besar, " lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kampanye PantunGakMudik diluncurkan untuk meredam peningkatan kembali penyebaran virus Covid-19, khusus menjelang dan pascahari raya Idulfitri.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Rektor menekankan pentingnya kolaborasi dan kemampuan bekerja sama dalam menghadapi kompleksitas dunia modern. Keberhasilan lahir dari kerja tim, jejaring.