Simak Modus Penipu yang Mengatasnamakan Pertamina

Simak Modus Penipu yang Mengatasnamakan PertaminaKejahatan online. - Ilustrasi - mirror.co.uk
12 September 2019 08:22 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

 Harianjogja.com, SLEMAN—Pertamina mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati jika ada oknum yang mengatasnamakan Pertamina dan menjanjikan hadiah, barang, jasa atau lainnya. Hal ini sehubungan dengan maraknya aduan dugaan penipuan yang ditujukan kepada PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV Andar Titi Lestari mengatakan dugaan penipuan yang diadukan beraneka ragam mulai dari rekrutmen pekerja, undian berhadiah, hingga lelang kendaraan. Sebagai contoh, beberapa waktu yang lalu Pertamina mendapatkan laporan dari korban dengan inisial H yang mengaku dikontak oleh oknum bernama Nurul mengatasnamakan pegawai Pertamina. "Nurul menjanjikan kepada korban menerima hasil lelang mobil senilai Rp90 juta yang telah ditransfer sebelumnya ke rekening pelaku dan hingga saat ini mobil tersebut belum didapatkan. Padahal selama ini Pertamina sama sekali tidak pernah menyelenggarakan lelang kendaraan," ujar Andar dalam rilisnya, Rabu (11/9).

Ia menjelaskan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina selalu menaati aturan dan Undang-undang yang berlaku. Untuk penyelenggaraan rekrutmen pekerja, undian berhadian seperti program Berkah Energi Pertamina atau kegiatan lainnya, Pertamina selalu menggunakan media atau platform resmi dan tidak membebani masyarakat atau konsumen. “Untuk Berkah Energi Pertamina misalnya, jika masyarakat atau konsumen mendapatkan SMS atau pemberitahuan pemenang mengatasnamakan Pertamina tetapi domain web berupa Blogspot maka dipastikan itu tidak benar. Domain yang benar hanya https://berkahenergi.mypertamina.id," terang dia.

Andar mengungkapkan bila masyarakat atau konsumen setia Pertamina memiliki pertanyaan atau membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak Pertamina di nomor telepon 135 atau melalui web www.pertamina.com sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar.