JPO Ambaramarga Beroperasi 24 Jam, Sudah Coba?

 JPO Ambaramarga Beroperasi 24 Jam, Sudah Coba?Gubernur DIY Sri Sultan HB X (kedua kanan) meninjau jembatan penyeberangan orang Ambaramarga yang dibangun The Ambarrukmo, Sleman, Selasa (19/11)./ Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah
20 November 2019 09:22 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Jembatan penyeberangan orang (JPO) Ambaramarga yang dibangun The Ambarrukmo diresmikan oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Plaza Ambarrukmo, Sleman, Selasa (19/11). JPO ini akan beroperasi selama 24 jam.

Managing Director The Ambarrukmo Haris Susanto mengatakan JPO merupakan fasilitas yang dapat digunakan publik sebagai salah satu bentuk corporate social responsibility (CSR) The Ambarrukmo. "JPO Ambarmarga yang memiliki makna Jalan di Angkasa mengemban tiga visi utama yakni develop, connect, safety. Pembangunan JPO ini memiliki tujuan yakni dapat memberikan keamanan dan keselamatan bagi penyeberang jalan, sehingga dapat menjadi salah satu infrastruktur yang berfokus pada kualitas dan fungsi bagi masyarakat luas," ujar dia dalam peresmian JPO Ambaramarga di Atrium Plaza Ambarrukmo, Sleman, Selasa (19/11).

Ia menjelaskan proses pembangunan JPO ini telah mengantongi izin resmi mengingat JPO ini dibangun di jalan nasional sehingga membutuhkan kelengkapan perizinan dan Pemerintah Pusat. Izin telah dikeluarga dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VII dan mengantongi IMB dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Sleman.

JPO ini berbentuk letter S dengan dua lift sebagai akses utama dan tangga melingkar sebagai akses cadangan yang terletak di halaman Grand Ambarrukmo Hotel serta satu drop point di area pejalan kaki Plaza Ambarrukmo di sisi barat. JPO ini didesain sesuai standar dari dinas terkait dan ramah difabel dengan adanya lift yang memudahkan akses bagi penyandang difabel. "JPO Ambaramarga ini beroperasi selama 24 jam dengan kelengkapan CCTV dan juga petugas sekuriti. Sementara, untuk akses dari JPO ke mal Plaza Ambarrukmo beroperasi pukul 10.00-22.00 WIB," ujar dia.

 

Keberadaan JPO ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas umum khususnya bagi masyarakat yang ingin menyeberang dari sisi selatan jalan ke utara dan sebaliknya. JPO ini juga diharapkan meningkatkan keamanan bagi penyeberang jalan, dapat dengan mudah diakses oleh publik serta dapat mendukung peningkatan potensi ekonomi daerah yakni memperlancar arus lalu lintas di sepanjang Jl. Adisutjipto. "Sebelum diresmikan, JPO ini lebih dahulu diujicobalan sejak 8 September 2019. Kami mencatat rata-rata pengguna JPO setiap harinya 1.882 orang," kata dia.

Setelah peresmian JPO, kegiatan dilanjutkan dengan grand opening Grand Ambarrukmo Hotel. 

Bangun Disiplin

Sultan berharap JPO tersebut menjadi salah satu arwa untuk membangun kedisiplinan masyarakat dengan memanfaatkan JPO untuk menyeberang sehingga lebih aman dan nyaman. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menyeberang di jalan raya lagi setelah adanya JPO ini karena menyeberang di jalan raya berbahaya. "Jalan Solo [dahulu] ada dua JPO tetapi rusak tertabrak truk sehingga dicopot semua. Semoga bermanfaat. Dan semoga dengan opening Grand Ambarrukmo Hotel semakin menambah variasi tempat menginap di DIY. Direkai dan komisaris saya harapkan meningkatkan servis dan bisa memenuhi keinginan konsumen," jelas dia.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun meyakini JPO ini akan memberikan banyak manfaat, kemudahan, dan keamanan bagi penyebrang jalan. Pejalam kaki akan terhindar dari kecelakaan lalu lintas.  “Diharapkan para pengguna bisa menjaga JPO ini. Semoga semua pihak bisa ikut menjaga agar tetap berfungsi seperti yang diharapkan. Jangan sampai jadi tempat yang kumuh," kata dia.

Keberadaan JPO menjadi fasilitas yang penting bagi pengunjung. Selain bermanfaat untuk pengguna jalan, JPO juga menarik jadi objek berswafoto. "JPO ini juga ramah difabel dan lansia. Pembangunan sarana dan prasarana umum tidak hanya jadi tanggung jawab pemerintah, tetapi butuh dukungan pihak swasta," ungkap dia. (Kusnul Isti Qomah)