Puncak Haji 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Tahapan Armuzna
Puncak haji 2026 segera dimulai. Simak jadwal Armuzna, tahapan wukuf di Arafah, dan tips persiapan jemaah haji.
Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta, Rabu (11/12/2019)./ANTARA -Galih Pradipta
Harianjogja.com, JAKARTA — Kabar bahwa PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pernah memiliki saham PT Mahaka Media Tbk. dan memperoleh keuntungan dari sana dibenarkan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengonfirmasi isu yang beredar bahwa Jiwasraya pernah membeli saham perusahaan dengan kode emiten ABBA tersebut. Menurut dia, pembelian saham berlangsung kira-kira pada 23 Januari 2014.
Kala itu, menurut Arya, Jiwasraya membeli saham ABBA senilai Rp14,9 miliar dengan harga saham Rp95 per lembarnya. Perusahaan asuransi plat merah tersebut tercatat memegang saham ABBA selama hampir satu tahun dan memperoleh keuntungan.
"Jiwasraya menjual saham tersebut dua kali, pada 17 Desember 2014, jadi gak sampai setahun, nilainya Rp11 miliar lebih itu dengan harga saham Rp114. Kemudian, pada hari yang sama, dia [Jiwasraya] menjual juga Rp6 miliar di harga saham Rp112," ujar Arya pada Jumat (27/12/2019).
Menurut Arya, Jiwasraya memperoleh keuntungan sekitar Rp2,8 miliar atau sekitar 18% dari penjualan saham ABBA tersebut. Namun, setelah itu, Jiwasraya tidak lagi mencatatkan pembelian saham Mahaka.
Arya pun menegaskan bahwa pembelian tersebut merupakan transaksi yang berlangsung di market seperti biasa. Tidak terdapat transaksi bisnis khusus yang berkaitan dengan Erick Thohir selaku bos Mahaka.
"Jadi gak sampe setahun untuk ketika beli saham Mahaka, jadi beda dengan saham gorengan ya. Itu melebihi bunga bank, bahkan lebih dari JS Saving Plan," tegas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Puncak haji 2026 segera dimulai. Simak jadwal Armuzna, tahapan wukuf di Arafah, dan tips persiapan jemaah haji.
Vin Diesel mengungkap Fast Forever mulai syuting Desember 2026. Film utama ke-11 Fast & Furious ini dijadwalkan tayang Maret 2028.
Inklusi keuangan DIY mencapai 98,74 persen, peringkat kedua nasional. OJK masih fokus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Kemenkes membangun rumah sakit lapangan di Ruteng untuk korban gempa. Fasilitas dilengkapi ruang operasi dan ditargetkan 100 tempat tidur.
Museum di Indonesia mulai memanfaatkan teknologi digital untuk memperkaya pengalaman belajar sejarah. Kunjungan museum dan cagar budaya mencapai 4,32 juta pada
Kenali 8 jenis rangka motor sebelum membeli. Simak karakter setiap rangka dan tips merawatnya agar motor tetap stabil dan awet.