Advertisement
Kondisi Rupiah Makin Terpuruk
Ilustrasi uang. - Bisnis/ Paulus Tandi Bone
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Nilai rupiah makin melemah dan telah menembus Rp15.200 per dolar AS.
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kian tertekan pada penutupan perdagangan hari ini. Rupiah kini berada pada level Rp15.200 per USD.
Advertisement
Mengutip Bloomberg Dollar Index, Rabu (18/3/2020) pukul 17.35 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 50 poin atau 0,33% ke level Rp15.222 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp15.085-Rp15.224 per USD.
Sementara itu, Yahoo Finance mencatat Rupiah melemah 132 poin atau 0,88% pada Rp15.210 per USD. Dalam pergerakan hari ini, Rupiah berada di kisaran Rp15.078-Rp15.222 per USD.
Pelemahan Rupiah tersebut karena kurs dolar AS tengah menguat usai usai Federal Reserve AS memutuskan akan mengembalikan fasilitas pendanaan yang digunakan selama krisis keuangan 2008 untuk membuat kredit berdampak langsung ke bisnis dan rumah tangga.
Dolar menguat 1,82% terhadap yen menjadi 107,78 yen. Dolar juga menguat terhadap euro 1,77% menjadi USD1,098. Demikian dilansir dari Reuters.
Sementara itu, dolar Australia (AUD) yang sensitif terhadap pertumbuhan global karena ekspor komoditas negara itu, turun 2,42% menjadi USd0,5969 atau terlemah sejak 2003. Dolar Australia turun lebih dari 10% sejak 9 Maret.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Campak Kulonprogo Bergeser ke Dewasa, Dinkes Pastikan Bukan KLB
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ekonom: Kenaikan BBM Non Subsidi Minim Picu Inflasi
- Konsumen BBM Sensitif Harga, Hiswana: Stok Aman
- Harga BBM Terbaru Berlaku Nasional Selisihnya Bikin Kaget
- Insentif Fiskal Difokuskan ke Industri Padat Karya, Ini Alasannya
- Dampak Kenaikan BBM Non Subsidi, Inflasi DIY Diprediksi Naik Tipis
- Emas Kompak Melemah Antam Turun Tajam
- Nike Pangkas 1.400 Karyawan, Tanda Tekanan Bisnis Kian Berat
Advertisement
Advertisement








