Tiket KA Mudik yang Sudah Beli Bakal Diganti 100%, Begini Cara Pengembaliannya

Tiket KA Mudik yang Sudah Beli Bakal Diganti 100%, Begini Cara PengembaliannyaFoto ilustrasi. - Solopos/M. Ferri Setiawan
23 April 2020 12:17 WIB Newswire Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-- Presiden Jokowi telah menetapkan larangan mudik. PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan akan mengembalikan 100 persen tiket yang sudah dibeli para pemudik kereta jarak jauh, dan kereta lokal dari dan ke Jakarta. Penukaran tiket bisa dilakukan 24-30 April 2020.

Kepala Humas PT KAI (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan pemberhentian operasional kereta jarak jauh dan kereta lokal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Coronavirus Disease atau Covid-19.

"Calon penumpang yang sudah memiliki tiket, akan dikembalikan penuh oleh KAI dengan dihubungi Contact Center KAI 121 untuk mendapatkan panduan lebih lanjut. Selain itu, calon penumpang juga dapat membatalkan tiketnya sendiri melalui aplikasi KAI Access atau datang langsung ke loket stasiun yang sudah ditunjuk," kata Eva Chairunisa melalui keterangannya, Rabu (22/4/2020).

Pembatalan tiket melalui aplikasi dapat dilakukan hingga maksimal tiga jam sebelum jadwal keberangkatan dan uang akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian.

Adapun untuk pembatalan di loket stasiun dapat dilakukan di semua stasiun keberangkatan KA Jarak Jauh dan Lokal hingga maksimal 30 hari setelah jadwal keberangkatan dengan menunjukkan kode booking, dan uang akan langsung diganti secara tunai atau melalui transfer.

Pembatalan ini untuk sementara dapat dilakukan hingga 30 April 2020, sambil dilakukan evaluasi mengikuti perkembangan.

"PT KAI Daop 1 Jakarta memohon maaf kepada penumpang yang perjalanannya tertunda. Langkah ini dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19 pada masa angkutan Lebaran 2020," ucapnya.

Berikut stasiun yang melayani pembatalan tiket yang buka setiap hari (Senin-Minggu), pukul 08.00 - 16.00 WIB:

Stasiun Gambir
Stasiun Pasar Senen
Stasiun Jakarta Kota
Stasiun Bogor Paledang
Stasiun Cikampek
Stasiun Rangkasbitung
Stasiun Serang
Stasiun Bekasi

Untuk diketahui, PT KAI menghentikan seluruh operasional kereta jarak jauh dan kereta lokal dari dan ke luar wilayah DKI Jakarta mulai Jumat 24 April 2020. Kebijakan ini berlaku sampai dengan waktu yang belum ditentukan, seiring perkembangan dan evaluasi PT KAI dan pemerintah.

Kereta Jarak Jauh yang tidak beroperasi ada 70 perjalanan, antara lain: kereta dari Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, dan Stasiun Jakarta Kota dengan tujuan akhir Bandung, Cirebon, Tegal, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, dan berbagai kota di wilayah lainnya.

Untuk perjalanan kereta Lokal di area Daop 1 Jakarta terdapat 31 perjalanan yang dibatalkan, dengan rincian enam Kereta Pangrango (relasi Bogor – Sukabumi PP), 12 Kereta Lokal Merak (Rangkasbitung-Merak PP), enam Kereta Walahar (Tanjung Priuk – Purwakarta PP), empat Kereta Jatiluhur (Tanjung Priuk – Cikampek PP), dan tiga Kereta Siliwangi (Sukabumi – Ciranjang).

Sementara operasional Kereta Angkutan Barang tetap akan berjalan normal untuk membawa pasokan logistik dan bahan pangan selama masa pandemi Virus Corona.

Sumber : Suara.com