Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Para anggota Rotary Club of Jogja Istimewa (RCJIS) berfoto bersama di Rumah Makan Moelih Ndeso, Sleman, Sabtu (4/7/2020)./Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA—Baru dua bulan berdiri Rotary Club of Jogja Istimewa (RCJIS) langsung bergerak membantu penanganan pandemi Covid-19.
President RCJIS, Ruth Lily Wijaya mengatakan sejumlah kegiatan sosial untuk membantu memutus mata rantai Covid-19 telah dilakukan oleh RCJIS. Bantuan yang disebar, mulai dari alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis di rumah sakit, masker, hand sanitizer, hingga tempat cuci tangan baik yang diberikan langsung ke masyarakat, ataupun lewat Pemkab Sleman.
“Kami bagikan sembako juga ke buruh harian yang sudah tidak berpenghasilan. Dampak Covid-19 ini kan cukup besar. Ke depan harapannya dapat membantu masyarakat lebih banyak lagi. Planning jangka pendek kami memang penanganan Covid-19 ini,” ucap Lily, Sabtu (4/7/2020).
Lily mengatakan dalam waktu dekat direncanakan juga penyaluran bantuan wastafel. Banyak orang dirasanya belum sadar pentingnya cuci tangan, untuk memutus rantai penularan Covid-19. “Targetnya [bantuan wastafel] adalah pasar tradisional,” ucap dia.
Vice President RCJIS, Budi Untung menambahkan saat ini aksi yang dilakukan masih pada penanganan Covid-19, baik dari sisi masalah kesehatan, maupun juga untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Nantinya, kata dia, RCJIS juga ingin berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, khususnya di Sleman. Menurut Budi saat ini masih banyak anak yang belum tersentuh pendidikan. Padahal pendidikan berperan penting meningkatkan kesejahteraan seseorang..
“Terutama membantu yang tidak lagi mampu bayar atau melanjutkan sekolah. Tujuan agar setiap orang memiliki knowledge, hal penting dalam kehidupan sehari-hari. Sulit untuk sejahtera tanpa knowledge. Visi misi Rotary meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini wujud berbagi kasih, kalau kita tidak berbagi kasih, tidak bisa,” ujar Budi.
Pendiri RCJIS, Keliek J. Soegiarto mengatakan tujuan Rotary sejak awal memang adalah membantu orang. Dia memiliki impian untuk membuat setiap orang menjadi Rotarian. “Saya beranggapan semua orang baik, bagaimana menjadikan dia lebih baik. Rotary ini tujuannya baik,” ucap Keliek.
Sekadar diketahui, RCJIS adalah Rotary Club ke-10 di DIY yang berdiri tepatnya pada Senin (11/5). RCJIS bertujuan melaksanakan program-program kemanusiaan, di wilayah DIY khususnya Sleman.
RCJIS memiliki program kegiatan panca jantra atau lima tujuan. Pertama, membantu pemerintah dalam mengatasi Covid-19, terutama dalam menyukseskan program new normal di DIY, khususnya Sleman. Kedua membantu masyarakat Sleman dengan memberikan pelatihan dan edukasi tentang kesehatan pada umumnya serta strategi mengatasi bahaya Covid-19
Ketiga, menumbuhkan kebanggaan Rotarian dan simpatisan RCJIS kepada RCJIS, dan membangun kerja sama yang kompak dalam proyek kemanusiaan RCJIS. “Keempat mengembangkan keanggotaan RCJIS melalui perekrutan anggota kehormatan dan anggota aktif RCJIS. Kelima mensosialisasikan RCJIS dan proyek-proyek kemanusiaannya kepada masyarakat Indonesia, masyarakat DIY, khususnya masyarakat Sleman,” ucap Keliek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Emil Audero jadi kiper dengan penyelamatan terbanyak Serie A 2025/2026, ungguli David de Gea dan Mike Maignan.
Uji materi syarat ahli waris dalam pengusulan Pahlawan Nasional HB II diajukan ke MK karena dinilai hambat proses sejarah.
Universitas Oxford kembangkan vaksin Ebola Bundibugyo gunakan teknologi ChAdOx1. Simak proses riset, strategi produksi, dan metode vaksinasi yang akan diterapka
Kaspersky ungkap phishing baru menggunakan QR Code ASCII yang meningkat 5 kali lipat pada 2025 dan mampu menembus sistem keamanan email modern.
GMS Bantul fokus lengkapi izin rumah ibadah usai polemik pembubaran ibadah di Sewon. Pemkab tegaskan larangan intimidasi dan dorong penyelesaian sesuai aturan.