Sinergi Pemda, Aparat, dan Masyarakat: Menguatkan Jejaring Omah Jaga Warga
Forum Komunikasi Omah Jaga Warga DIY 2026 memperkuat sinergi pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketenteraman serta ketertiban mela
Bus Trans Jogja milik PT JTT. Bank BPD DIY memberikan kredit pembelian bus kepada PT JTT. /Ist-BPD DIY.
Harianjogja.com, JOGJA--Bank Pembangunan Daerah (BPD) Daerah Istimewa Yogyakarta menyalurkan kredit investasi sebesar Rp32.560.000.000 atau tiga puluh dua milyar lima ratus enam puluh juta rupiah kepada PT Jogja Tugu Trans (JTT). Pencairan kredit tersebut akan digunakan untuk pengadaan 44 bus Trans Jogja.
Kredit investasi yang diberikan Bank BPD DIY berkaitan dengan Pengembangan Angkutan Massal Berbasis Jalan di Kawasan Perkotaan dengan skema pembelian layanan di Kota Jogja dari Kementrian Perhubungan Republik Indonesia. Akan adanya rute baru Trans Jogja di wilayah Sleman dengan 3 koridor yakni Ngaglik, Godean, dan Ngemplak.
Pemimpin PT Bank BPD DIY Cabang Utama, Agus Ridwanta mengatakan kerja sama antara Bank BPD DIY dengan operator layanan transportasi umum ini sebagai dukungan serius kepada pemerintah dalam mewujudkan transportasi yang lebih baik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal ini sejalan dengan dukungan Bank BPD DIY terhadap pemulihan ekonomi nasaional dari dampak pandemi Covid-19.
“Dengan adanya transportasi umum Trans Jogja yang kuantitasnya semakin banyak, akan menjadikan sistem transportasi yang lebih jelas dengan waktu kedatangan jam operasional yang tepat waktu dan cepat. Masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini terdapat pembatasan tempat duduk, dengan adanya penambahan armada pelayanan akan tetap terwujud dengan maksimal dan efisien,” katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (9/9/2020).
Sementara itu, Direktur Utama PT Jogja Tugu Trans, Agus Andrianto menyampaikan apresiasi kepada Bank BPD DIY yang telah memberikan kredit investasi untuk Trans Jogja.
“Terimakasih kepada Bank BPD DIY yang telah mengucurkan kredit untuk pengembangan transportasi umum Trans Jogja, kami harap kerja sama ini akan terus berlangsung dengan baik dalam kesempatan-kesempatan yang lain,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forum Komunikasi Omah Jaga Warga DIY 2026 memperkuat sinergi pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketenteraman serta ketertiban mela
Penyaluran KPR subsidi baru 178.211 unit hingga 9 Oktober 2026. Ekonom menyoroti daya beli rendah dan sulitnya pekerja informal mengakses kredit.
Kalurahan Panggungharjo menjaga predikat desa antikorupsi melalui transparansi pemerintahan, partisipasi warga, dan bantuan renovasi rumah.
Pertamina dan PAL Jaya menjajaki pemanfaatan limbah lemak FOG sebagai bahan baku biofuel, termasuk bahan bakar penerbangan berkelanjutan.
Angkatan kerja penduduk asli Kota Jogja diprediksi menurun pada 2030–2040. Lulusan berpendidikan tinggi cenderung mencari kerja di luar daerah.
Menperin Muhammad Sarmuji menilai kewajiban sertifikasi halal 2026 menjadi peluang meningkatkan kualitas produk dan daya saing industri nasional.