Advertisement
Layanan Mandiri Online Eror? Begini Penjelasan Pihak Bank...
Nasabah mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri di nJakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Beberapa pengguna media sosial mengeluhkan gangguan pada layanan online milik PT Bank Mandiri (Persero) Tbk..
Salah satu keluhan disampaikan oleh pengguna Twitter dengan akun @domifasolredo.
Advertisement
"Halo @bankmandiri Aplikasi Mandiri Online & iBanking lg error ya ? Daritadi muncul notifikasi "could not open connection". Please solve this matter. Thank you," cuitnya dikutip Harianjogja.com dari Bisnis.com.
Akun @irfandisvqr pun juga mempertanyakan hal serupa. "mandiri down ? @mandiricare @bankmandiri," tanyanya sambil men-tag akun resmi Bank Mandiri.
mandiri down ? @mandiricare @bankmandiri pic.twitter.com/YsbFoUJZpe
— Irfandi S (@irfandisvqr) September 25, 2020
Begitupun saat Bisnis mencoba membuka aplikasi Mandiri Online muncul tulisan "Gangguan Koneksi, Periksa koneksi internet Anda dan silakan coba lagi."
Saat dikonfirmasi, Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan menyampaikan bahwa perseroan sedang melakukan proses restart aplikasi pada sistem Mandiri Online.
Menurutnya, proses tersebut akan segera selesai dalam rangka meningkatkan kualitas layanan dan tetap dapat melayani berbagai kebutuhan transaksional nasabah.
"Atas hal itu, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," jelasnya, Jumat (25/9/2020).
Rully menambahkan, untuk bertransaksi nasabah dapat memanfaatkan layanan electronic channel yang lain, seperti jaringan ATM atau SMS Banking.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com, Twitter
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









