BNNP DIY Bongkar 2 Kasus, Sita 232 Gram Ganja dan 148 Gram Tembakau
petugas mengamankan dua tersangka dengan barang bukti ganja seberat 232 gram dan tembakau sintetis seberat 148 gram.
Marsudi Head Regional Jateng-DIY melakukan potong tumpeng sebagai tanda dibukanya Smart Point JNE Bantul./Istimewa
BANTUL–JNE terus melakukan pengembangan di tahun 2022. Sesuai dengan visi JNE yaitu menjadi perusahaan terdepan di negeri sendiri dan berdaya saing global JNE meningkatkan kapasitas untuk menunjang kegiatan operasional dan memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan. Salah satunya dengan menambah kapasitas gudang sekaligus titik layanan.
Senin, (31/1/2022), JNE Bantul membuka smart point yang berlokasi di Dawang RT 12 Jl Parangtritis km 11 Manding, Sabdodadi Bantul Yogyakarta. Smart point ini merupakan pengembangan dari JNE Cabang Bantul yang semula berlokasi di Jl. Wachid Hasyim No. 19 Ringinharjo Bantul.
Pada awal didirikan 2018 lalu lokasi kantor dan warehouse masih dalam satu lokasi, kini JNE Bantul memiliki dua gedung yang difungsikan sebagai kantor, sales counter dan warehouse. Untuk lokasi kantor JNE Bantul berada di Jl. Imogiri Km. 8,5 , Demangan, Pleret, Bantul sedangkan smart point di Manding difungsikan sebagai warehouse. Kedua lokasi ini dilengkapi dengan sales counter sehingga dapat melayani transaksi pengiriman.
Dihadiri oleh Marsudi, Head Regional Jateng-DIY dan Adi Subagyo selaku Kepala Cabang JNE Yogyakarta gedung seluas 917 m² mulai resmi beroperasi pada 1 Februari 2022. Selain itu hadir pula pejabat pemerintahan setempat serta tamu undangan mitra sales counter JNE di wilayah Bantul maupun relasi JNE.
Menurut Adi, penambahan jaringan maupun perluasan gedung ini bertujuan agar pelanggan semakin mudah dalam menjangkau titik layanan JNE. Hingga Januari 2022 jaringan JNE di Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini berjumlah 147, 37 diantaranya berada di Kabupaten Bantul. “Itu artinya hampir ada dua sales counter JNE di setiap Kecamatan karena Bantul memiliki 17 Kecamatan dan 75 kelurahan” tambah Adi.
Dalam sambutannya Marsudi mengungkapkan bahwa pengembangan ini merupakan salah satu upaya JNE yaitu memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan secara konsisten.
“Salah satunya adalah pada tahun 2022 ini JNE di seluruh Jateng-DIY melayani pick up 24 jam“ kata Marsudi.
Senada dengan Marsudi, Allan Aji Prakosa, Kepala Cabang JNE Bantul berharap keberadaan smart point JNE Bantul ini akan berdampak baik untuk pelayanan JNE. Yaitu dengan mengakomodir kebutuhan mitra sales counter JNE yang berada di kelurahan sehingga pick up paket dari sales counter dapat dilakukan lebih cepat juga dan langsung diproses pengiriman baik via darat maupun udara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
petugas mengamankan dua tersangka dengan barang bukti ganja seberat 232 gram dan tembakau sintetis seberat 148 gram.
Program Magang Nasional 2026 dibuka dengan kuota 150.000 peserta. Simak cara daftar, jadwal seleksi, syarat, dan besaran gajinya.
Dishub Bantul mengoptimalkan parkir Pantai Parangtritis saat libur sekolah dengan papan petunjuk, evaluasi TPR, dan antisipasi rekayasa lalu lintas.
Menkeu Purbaya menegaskan setiap kebijakan strategis Presiden Prabowo melalui kajian fiskal. Defisit APBN dijaga di bawah 3 persen PDB.
Delapan biksu tewas setelah ditabrak mobil bak terbuka yang dikemudikan bocah berusia 11 tahun di Provinsi Mukdahan, Thailand.
Korban gempa Venezuela terus bertambah. Sebanyak 12.400 orang terluka, 2.295 meninggal, sementara tiga WNI dipastikan selamat.