Advertisement

Kenandy Leather Siapkan Kolaborasi dengan Kain Nusantara

Galih Eko Kurniawan
Senin, 14 Maret 2022 - 10:57 WIB
Galih Eko Kurniawan
Kenandy Leather Siapkan Kolaborasi dengan Kain Nusantara Produksi Kenandy Leather. - Harian Jogja - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Tantangan perkembangan zaman membuat Kenandy Leather terus bergerak menciptakan inovasi kerajinan kulit, salah satunya rencana kolaborasi dengan Kain Nusantara.

Punya fokus produksi pada buku jurnal bersampul kulit serta perlengkapan tulis, Kenandy Leather bersama Kain Nusantara nantinya meluncurkan produk yang mengombinasikan kulit dengan kain tenun ataupun lurik.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Saat ini baru disiapkan desainnya. Rencananya lagi, produk kolaborasi dengan Kain Nusantara akan dibuat terbatas. Mungkin sekitar 10 sampai 20 seri yang akan dibuat,” ungkap pemilik Kenandy Leather, Andy Purnawan, kepada Harian Jogja, Sabtu (12/3/2022).

Memulai produksi sejak 2016, Andy yang semula menggarapnya dengan sang istri, Ken Savitrie, kini mulai bisa merangkul empat orang untuk ikut mengerjakan produksi Kenandy. Dengan tekun, pasangan suami istri itu memasarkan produksi buku jurnal bersampul kulit melalui media sosial dari rumah produksinya di daerah Prambanan, Sleman.

Setahun berjalan, produk Kenandy mulai dipajang di sejumlah toko-toko, baik berkonsep kerja sama maupun pengembangan sendiri. Salah satu toko yang bisa berdiri sendiri ada di kawasan Bandara Adisutjipto.

Untuk konsep kerja sama, produk Kenandy salah satunya bisa ditemui di Rumah BUMN BRI. “Untuk bisa masuk Rumah BUMN BRI, kami [Kenandy] mengirimkan proposal untuk dikurasi tim Rumah BUMN BRI,” ucap Andy.

Tak cuma jadi ajang memamerkan barang produksi, Rumah BUMN BRI jadi tempat Andy bersama pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) lainnya mendapatkan pelatihan, bimbingan maupun agenda peningkatkan kemampuan manajerial bisnis UMKM.

Karena itu, Andy menyarankan kepada para pelaku UMKM untuk berani mengirimkan proposal agar produk UMKM bisa tampil di gerai-gerai usaha, baik milik pemerintah maupun swasta. Kuncinya, pelaku UMKM punya konsep jelas dari hulu sampai hilir mengenai produksi UMKM-nya.

Advertisement

“Selain itu, pelaku UMKM juga perlu peka terhadap perkembangan zaman dan mencintai produk buatan sendiri. Kuasai perkembangan digital saat ini untuk melebarkan sayap pemasaran lewat media-media sosial,” ucap Andy.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Tiga Bansos di Gunungkidul Cair Bersamaan untuk Puluhan Ribu Orang

Gunungkidul
| Kamis, 01 Desember 2022, 23:27 WIB

Advertisement

alt

Punya 100 Gerbong, Kereta Api Ini Mampu Meliuk di Pegunungan Alpen

Wisata
| Kamis, 01 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement