Advertisement
Migor Curah Rakyat Didistribusikan, Mendag: Sudah Ada 10.000 Titik Pengecer

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA–Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memastikan sistem distribusi Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) dengan harga terjangkau berjalan sesuai rencana.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat telah ada lebih dari 10.000 pengecer minyak goreng curah dan jumlah ini akan terus ditingkatkan.
Advertisement
"Kami meninjau langsung ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga dari Program MCGR dalam jaringan closed loop pelaku usaha jasa logistik dan eceran [PUJLE]. Dalam dua minggu, program ini menjangkau 10.000 pengecer yang termasuk dalam 10.000 titik yang telah ditetapkan. Kami berencana menaikkan targetnya menjadi 30.000 pengecer di 10.000 titik penjualan di pasar,” katanya, Rabu (8/6/2022).
BACA JUGA: Resmi Di-update, Ini Dia yang Baru dari Aplikasi BPD DIY Mobile
Mendag menambahkan semua segmentasi distribusi minyak goreng curah rakyat ini dijalankan melalui aplikasi digital sehingga proses distribusi dapat dipantau secara real-time. “Sifat real-time ini juga memungkinkan pemerintah mengetahui jika ada hambatan atau ketersendatan distribusi,” jelasnya.
Distribusi minyak goreng curah, lanjut Mendag, dikoordinasikan dengan Satuan Tugas Pangan Kepolisian Republik Indonesia, Kejaksaan Agung, dan TNI.
“Oleh sebab itu, kami minta pelaku usaha dalam tata niaga minyak goreng untuk mengikuti aturan pemerintah. Hal ini demi memastikan ketersediaan dan keterjangkauan minyak goreng curah di masyarakat,” kata dia.
BACA JUGA: Siap Revitalisasi Pasar Rakyat, Mendag Minta Rp200 Miliar Tahun Depan
DIketahui, Program MGCR menyediakan minyak goreng curah hasil alokasi untuk dalam negeri (domestic market obligation/DMO) kepada masyarakat dengan harga Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kg.
Program ini melibatkan produsen CPO sebagai pemasok bahan baku minyak goreng, produsen minyak goreng sebagai pemasok minyak goreng curah, PUJLE, dan distributor dalam Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (Simirah), pengecer, serta eksportir.
Program ini diatur melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.33/2022 tentang Tata Kelola Program Minyak Goreng Curah Rakyat untuk mengoptimalkan pendistribusian minyak goreng curah, mulai berlaku pada 23 Mei 2022.
Permendag ini mengatur kewajiban bagi seluruh produsen crude palm oil (CPO) dan/atau eksportir CPO, refined, bleached and deodorized palm oil (RBD Palm Oil); refined, bleached and deodorized palm olein (RBD palm olein), dan used cooking oil (UCO) untuk berpartisipasi dalam program MGCR.
Sementara itu, produsen yang tidak berpartisipasi dilarang mengekspor produk-produk tersebut. Mendag juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk menggiatkan kembali ekspor CPO dan produk turunannya. Menurutnya, pemerintah berkomitmen untuk mendorong kenaikan harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani.
“Kami juga memastikan bahwa ekspor akan segera berlangsung. Dengan begitu, kami akan memastikan bahwa harga TBS di tingkat petani juga akan baik. Target kami tidak kurang dari Rp2.500 per kg, bahkan setidaknya mencapai Rp3.000 per kg pada kesempatan pertama,” katanya.
Per 5 Juni 2022, Kemendag telah menerbitkan 251 persetujuan ekspor (PE) untuk minyak sawit mentah (CPO) dan produk turunannya. PE tersebut adalah untuk ekspor 305.032 ton CPO dan produk turunannya. Jumlah tersebut mencakup sekitar 29 persen dari rencana ekspor untuk periode Juni yang sebesar 1.040.040 ton
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran dari Jogja, PT KAI Daop 6 Berangkatkan 31.780 Penumpang
- Harga Emas Hari Ini: Emas Antam-UBS-Galeri24 Kompak Anjlok hingga Rp39.000
- Cara Mengecek Keaslian Emas Antam Pakai Ponsel
- Penerapan Tarif Impor 32 Persen ke Amerika Serikat, Pengusana Makanan Waswas Ekspor Anjlok
- Masyarakat Bisa Dapat Tiket Murah Kereta Api, Ini Tips dari PT KAI
Advertisement

Tim SAR Gabungan Perpanjang Masa Pencarian Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Nilai Tukar Rupiah Anjlok, Sentuh Angka Rp17.006 Per Dolar AS Versi NDF
- Arus Balik Lebaran 2025, Stasiun Yogyakarta Layani 123.320 Penumpang KA Jarak Jauh
- Harga Emas Hari Ini: Emas Antam-UBS-Galeri24 Kompak Anjlok hingga Rp39.000
- Tolak Kebijakan Trump, Ratusan Ribu Warga AS Turun ke Jalan
- Asosiasi Mal DIY Sebut Kunjungan di Libur Lebaran 2025 Tidak Anjlok
- Indonesia Bersiap Menghadapi Kebijakan Tarif Donald Trump, Menko Perekonomian Panggil Pelaku Industri
- Viral di Medsos Penawaran Pupuk Bersubsidi, PT Pupuk Indonesia: Hanya Bisa Ditebus di Kios Resmi
Advertisement
Advertisement