9.600 Desa Masih Tertinggal, Pemerintah Bidik 5.000 Desa Ekspor
Sebanyak 9.600 desa masih tertinggal. Yandri Susanto mendorong ekspor desa, kolaborasi lintas kementerian, dan penguatan Kopdes.
Foto ilustrasi: Pengendara mengisi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 34.401.16 di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/4/2020). /Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, JAKARTA — Pelanggan roda empat tetap bisa membeli BBM bersubsidi tanpa menggunakan MyPertamina yang diakses melalui telepon genggam atau handphone (HP), tetapi cukup dengan QR Code.
Pelanggan dapat mencetak QR Code kendaraan yang telah terdaftar dalam subsiditepat.mypertamina.id. Melalui akun resmi Instagram @mypertamina, pelanggan dapat melihat tata cara pembelian BBM bersubsidi tanpa menggunakan HP. Pada saat operator menanyakan kode tersebut, pelanggan dapat memberikan QR Code yang telah dicetak dalam kertas.
Untuk pembayaran, masyarakat tidak perlu khawatir, karena masih tetap dapat menggunakan tunai.
“Terus gimana kalau mau bayar? Tenang saja, soal pembayaran tetap bisa pakai cash,” unggah @mypertamina, Minggu (3/7/2022).
Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga juga mengimbau untuk berhati-hati terhadap aplikasi tidak resmi MyPertamina. Aplikasi resmi yang dapat diunduh melalui Google Play Store dan App Store.
Pada dasarnya, jenis bahan bakar minyak atau BBM yang termasuk bersubsidi ada Biosolar dan Pertalite. Sesuai lampiran Peraturan Presiden No. 191/2014, konsumen yang berhak mendapatkan solar bersubsidi untuk transportasi darat, yakni kendaraan pribadi, umum plat kuning, angkutan barang (kecuali untuk pengangkut hasil pertambangan dan perkebunan dengan loda >6), dan mobil layanan umum seperti ambulance, mobil jenazah, sampah, dan pemadam kebakaran. Sementara aturan bagi pengguna Pertalite masih terus dikaji dalam revisi Perpres tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 9.600 desa masih tertinggal. Yandri Susanto mendorong ekspor desa, kolaborasi lintas kementerian, dan penguatan Kopdes.
DIY perlu mengembangkan industri berbasis pengetahuan dan teknologi yang bernilai tambah tinggi, hemat lahan, serta mampu menyerap talenta lokal.
PSS Sleman melakukan sejumlah perubahan saat menghadapi Garudayaksa FC. Frederic Injai, Lucao, dan Muhammad Isfandyar masuk starting XI.
Wahyu Suhendri terpilih menjadi Ketua PKDI DIY periode 2026-2031. Ia berkomitmen memperjuangkan aspirasi lurah dan kesejahteraan masyarakat.
Jasad perempuan ditemukan di sungai kawasan Air Terjun Suwono Indah Park Ngawi. Polisi meminta warga yang kehilangan keluarga melapor.
PSIM Jogja meraih kemenangan perdana di Super League 2026/2027 setelah comeback dan mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-1.