KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026
KAI membuka penjualan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk mudik Lebaran 2026 dengan tarif terjangkau dan kursi lebih nyaman.
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan melepas ekspor sepatu olahraga buatan Indonesia dengan merek Nike sebanyak 6.700 pasang oleh PT Pratama Abadi Industri ke Belanda pada Selasa (13/9/2022) di Tangerang Selatan./JIBI-Bisnis.com-Annasa Rizki Kamalina
Harianjogja.com, JAKARTA—Indonesia mengekspor sepatu Nike ke Belanda. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan melepas ekspor sepatu olahraga buatan Indonesia dengan merek Nike sebanyak 6.700 pasang ke Belanda. Sepatu tersebut diproduksi oleh PT Pratama Abadi Industri.
Zulhas mengatakan alas kaki yang termasuk industri padat karya menjadi sektor penting karena menyerap banyak tenaga kerja, salah satunya pabrik rekanan Nike tersebut yang menaungi 40.000 tenaga kerja.
“Saya bahagia akan pelepasan ekspor produk alas kaki merek Nike oleh PT Pratama Abadi Industri ke Belanda dengan nilai transaksi sebesar US$211.518,” kata Mendag di Tangerang Selatan, Selasa (13/9/2022).
PT Pratama Abadi Industri merupakan pabrik rekanan Nike di Indonesia yang membuat produk sepatu olahraga dengan orientasi ekspor.
Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi sebesar 3,6 juta pasang sepatu per bulan dan nilai ekspor mencapai US$550 juta di 2021.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) ekspor sepatu olahraga pada 2021 mencapai 227.800 ton atau senilai US$4,63 miliar dengan negara tujuan utama terbesar yaitu Amerika Serikat.
Dalam memperluas pasar dan mendukung sektor padat karya untuk ekspor, Kemendag terus berupaya menghasilkan perjanjian dagang dengan beberapa negara, terbaru Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan Indonesia Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK CEPA) yang resmi menjadi undang-undang.
Melalui RCEP, Indonesia akan lebih mudah dalam melakukan ekspor karena terbebas dari pajak.
“Kami pemerintah tentu akan mendukung sekuat tenaga yang bisa kami lakukan agar industri padat karya bertahan dan berkembang. Kami siapkan tollways-nya, agar dapat mempercepat perjanjian dagang itu yang CEPA antara Indonesia dengan Uni Eropa,” ujarnya.
Zulhas melaporkan saat ini Indonesia—European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement masih belum selesai akibat beberapa alasan. Dia berharap perjanjian tersebut dapat selesai di kepemimpinannya sehingga memberikan jalan bagi para eksportir untuk mengirim barang ke pasar Eropa.
BACA JUGA: Tol Jogja-Solo Seksi Kartasura-Purwomartani Selesai Agustus 2023
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Nike Indonesia Joseph Warren mengungkapkan ekspor yang berlangsung pada hari ini merupakan pengiriman ke-99 sepanjang 2022 dengan tujuan Eropa, yang memang menjadi negara tujuan ekspor nomor 2 terbesar untuk Nike Indonesia. “Dengan total ekspor setiap tahun sebanyak US$700 juta. Semuanya dibuat di 39 pabrik rekanan di Indonesia,” ungkapnya.
Untuk itu, Joseph juga mendukung dan meminta kepada pemerintah untuk dapat memperluas dan memudahkan akses pasar, khususnya Eropa.
“Kami minta banyak dukungan Kemendag pembukaan pasar produk alas kaki,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI membuka penjualan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk mudik Lebaran 2026 dengan tarif terjangkau dan kursi lebih nyaman.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.