Kasus Ebola Kongo Bertambah, Otoritas Waspadai Penyebaran Cepat
Kasus Ebola di Kongo bertambah menjadi 515 kasus dengan 91 kematian. Otoritas kesehatan mewaspadai penyebaran cepat hingga wilayah perbatasan Uganda.
Striker Argentina, Lionel Messi/FIFA
Harianjogja.com, JAKARTA — Raksasa pakaian olahraga Adidas menyebutkan bahwa semua kaos Lionel Messi di timnas Argentina telah terjual habis di seluruh dunia menjelang final Piala Dunia 2022.
Karena Messi adalah ikon olahraga yang sangat besar, permintaan kaos dengan namanya di punggung telah meningkat secara dramatis selama beberapa hari terakhir.
Menurut outlet berita Spanyol Marca, kaus Messi telah menjadi sangat populer sehingga pabrikan kehabisan kaus 'Messi 10' dalam semua ukuran di seluruh dunia.
Adidas tahu kaus ini akan banyak diminati, tetapi mereka tidak menyangka akan sepopuler ini.
Akibatnya, Asosiasi Sepak Bola Argentina harus mengeluarkan pernyataan tentang masalah tersebut setelah menerima gelombang keluhan dari para penggemar yang tidak puas.
“Ini masalah adidas dan ada masalah di dalam negeri yang memengaruhi mereka, seperti hambatan impor dan kurangnya tenaga kerja, serta tingkat kemarahan publik yang tinggi.” ujar mereka.
BACA JUGA: Nunggak Bayar Pajak, Rekening Bank Bakal Diblokir
Adidas sekarang bekerja keras di belakang layar untuk memastikan bahwa jika Messi memenangkan Piala Dunia, mereka akan memiliki sebanyak mungkin kaus dengan nama sang legenda.
Messi telah mengatakan bahwa final hari Minggu akan menjadi pertandingan Piala Dunia terakhirnya dan banyak penggemar di seluruh dunia mendukung Argentina.
Fan sangat ingin melihat Messi mengangkat trofi emas itu pada hari Minggu untuk mengukuhkan dirinya sebagai pemain sepak bola terhebat sepanjang masa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kasus Ebola di Kongo bertambah menjadi 515 kasus dengan 91 kematian. Otoritas kesehatan mewaspadai penyebaran cepat hingga wilayah perbatasan Uganda.
Kejagung memastikan FA dan DR tetap berstatus tersangka meski penanganan tiga perkara dugaan korupsi dialihkan dari Polri ke Kejagung.
Kasus anak di Pleret mendapat perhatian DPRD Bantul. Proses hukum, pendampingan psikologis, dan perlindungan korban diminta berjalan optimal.
Progres pembangunan Gedung DPRD DIY mencapai 81,7 persen. Sultan HB X meminta desain lebih aman, ergonomis, dan ramah bagi masyarakat.
Pemkab Bantul mengusulkan enam ruas jalan diperbaiki melalui Inpres Jalan Daerah untuk mempercepat revitalisasi di tengah keterbatasan anggaran.
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.