Advertisement
Ini Provinsi-Provinsi Termiskin di Indonesia Versi BPS, DIY Salah Satunya
Ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat persentase penduduk miskin pada Maret 2023 adalah sebesar 11,04%. Nyatanya, angka itu masih menempatkan DIY sebagai salah satu dari 18 provinsi dengan persentase penduduk miskin di atas rerata nasional.
Jika dibandingkan dengan September 2022, persentase penduduk miskin di DIY mengalami penurunan 0,45% dan jika dibandingkan Maret 2022 angkanya turun 0,30% di mana pada Maret 2022, sebesar 11,34%.
Untuk rerata nasional, persentase penduduk miskin adalah sebesar 9,36%. DIY adalah yang merupakan provinsi ke-14 dengan persentase melebihi rerata nasional. Sementara dua provinsi lain yang posisinya di bawah DIY, masing-masing adalah Jawa Tengah (Jateng) 10,77% dan Jawa Timur (Jatim) 10,35%.
Advertisement
BACA JUGA: Kabar Baik, Tingkat Kemiskinan Indonesia Turun
"Secara nasional ada 27 provinsi yang mengalami penurunan kemiskinan, salah satunya DIY. Sehingga dengan penurunan ini DIY Maret 2023 posisinya ada pada urutan ke-14 dari urutan terbesar ke terkecil dibandingkan September 2022 untuk posisi Maret," ucap Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati dalam konferensi pers, Senin (17/7/2023).
Adapun tiga provinsi dengan penduduk miskin tertinggi adalah Papua (26,03%), Papua Barat (20,49%), dan NTT (16,42%). Sementara provinsi dengan penduduk miskin terendah adalah Bali (4,25%), Kalimantan Selatan (4,29%), dan DKI Jakarta 4,44%.
Provinsi Termiskin di Indonesia
1. Papua 26,03%
2. Papua Barat 20,49%
3. NTT 19,96%
4. Maluku 16,42%
5. Gorontalo 15,15%
6. Aceh 14,45%
7. NTB 13,85%
8. Sulawesi Tengah 12,41%
9. Sulawesi Selatan 11,78%
10. Sulawesi Barat 11,49%
.....
14. DIY 11,04%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Beli Wajib Pakai KTP, Stok Gas Melon di Gunungkidul Dipastikan Aman
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- IHSG Pekan Ini Volatile, Terseret Geopolitik Global
- Harga Emas Hari Ini 2 Maret 2026 Naik, UBS Tembus Rp3,16 Juta
- Harga Pangan Nasional 2 Maret 2026: Bawang Rp46.900, Cabai Rp83.850
- Kasus Pajak Developer PT PIP, DJP DIY Sita 10 Aset Senilai Rp768 Juta
- Harga BBM Bisa Naik Akibat Perang AS-Iran, Ini Kata Pemerintah
- Menteri Perdagangan Siaga Dampak Konflik Iran, Daya Beli Dijaga
Advertisement
Advertisement




