Daya Beli Melemah, Ini Strategi UMKM DIY Bertahan dan Tumbuh
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
Truk melintas di area pembangunan tol Jogja-Solo seksi 2 paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman, Rabu (2/8/2023)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mencatat aset perbankan di wilayah DIY Juli 2023 tumbuh 3,82% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp104,14 triliun.
Kredit perbankan DIY Juli 2023 tumbuh 7,52% secara tahunan menjadi Rp54,97 triliun, turun jika dibandingkan Juni 2023 sebesar 7,54% yoy.
Kepala OJK Perwakilan DIY, Parjiman mengatakan sektor ekonomi yang tumbuh tertinggi secara tahunan yaitu sektor konstruksi 62,82%, sektor pertanian 30%, dan sektor real estate, usaha persewaan 28,63%.
"Salah satu faktor penyumbang pertumbuhan kredit/pembiayaan di sektor konstruksi adalah pembangunan jalan tol Jogja–Solo," ucapnya, Jumat (15/9/2023).
Menurutnya risiko kredit masih terjaga meski mengalami penurunan dengan kualitas rasio non performing loan (NPL) dari 3,94% pada Juni 2023 menjadi 4,02% pada Juli 2023.
Sementara kredit yang disalurkan untuk UMKM Juli 2023 mencapai Rp27,48 triliun, tumbuh 8,80% yoy dengan market share mencapai 49,99% dari total kredit/pembiayaan perbankan. Meningkat dari bulan sebelumnya 49,80%. Serta telah melampaui target yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 30% pada 2024 mendatang.
"Rasio NPL kredit/pembiayaan UMKM mengalami penurunan kualitas dari 4,85% Juni 2023 menjadi 5,24 Juli 2023," paparnya.
Di sisi lain kredit restrukturisasi Covid-19 pada triwulan II 2023 terus mencatatkan tren penurunan menjadi Rp5,35 triliun (triwulan I 2023: Rp7,17 triliun). Atau mengalami penurunan baki debet sebesar 25,42% dibandingkan triwulan I 2023.
Kredit perbankan terdampak Covid-19 yang direstrukturisasi sebanyak 31.536 rekening dengan nilai baki debet mencapai Rp5,35 triliun, di mana baki debet sebesar Rp3,35 triliun atau 62,67% merupakan debitur UMKM.
"Pada Juni 2023, terdapat pembukaan jaringan kantor PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) KC Yogyakarta yang beralamat di Jalan Margo Utomo No. 63, Gowongan, Jetis, Yogyakarta, sehingga sampai dengan bulan Juni 2023 terdapat 57 kantor cabang bank umum yang beroperasional di DIY," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
Satlantas Polresta Jogja menyediakan layanan perpanjangan SIM November 2026 melalui Satpas, SIM Keliling, SIM Mami, Drive Thru, dan MPP.
FHI DIY menargetkan atlet lolos ke PON 2028 melalui pembinaan sejak dini, latihan rutin mandiri, dan peningkatan fasilitas latihan.
BPS mencatat 938,84 juta perjalanan wisatawan nusantara sepanjang Januari-September 2026, naik 4,10% dan tertinggi sejak 2019.
Bareskrim mengungkap korban TPPO bermodus rekrutmen tentara bayaran Rusia berasal dari kalangan sipil hingga mantan anggota TNI dan Polri.
Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menjabat Kapolda Jateng sejak Oktober 2026. Rekam jejaknya di BNN kini disorot setelah polemik penggeledahan ponpes.