Tolak Pabrik Semen, Warga Pracimantoro Ajukan 13 Tuntutan
Warga Pracimantoro ajukan 13 tuntutan, desak revisi RTRW Wonogiri dan tolak pabrik semen demi kelestarian karst.
Ilustrasi pinjol - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyusun peta jalan (roadmap) industri pinjaman online (pinjol) fintech peer to peer (P2P) lending. Salah satunya terkait bunga pinjol 0,4% per hari yang saat ini menjadi sorotan.
Hal tersebut untuk mewujudkan industri yang lebih efektif dalam penyaluran pinjaman bagi pelaku usaha khususnya segmen UMKM, mendorong lebih inklusif, dan sejalan dengan amanat UU Nomor 40 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) Adapun, peta jalan tersebut fokus pada lima strategi yang akan menjadi pedoman regulator.
BACA JUGA : Sempat Viral Dugaan Nasabah Adakami Bunuh Diri, Begini Kabar Terbaru dari OJK
Lima strategi tersebut diharapkan mampu membuat industri fintech P2P lending lebih sehat, berintegritas dan berorientasi pada inklusi keuangan dan perlindungan konsumen serta berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi nasional. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengungkapkan strategi-strategi tersebut di antaranya pertama penguatan permodalan, tata kelola, dan manajemen risiko.
Agusman berharap dengan penguatan tersebut terbentuk industri fintech P2P lending yang memiliki permodalan sesuai ketentuan serta tata kelola, manajemen risiko dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal. “Kedua, penguatan pengaturan, pengawasan dan perizinan yang diharapkan meningkatkan efektivitas pengaturan, pengawasan, dan perizinan untuk fintech P2P lending yang sehat, berintegritas, dan inklusi,” kata Agusman, dikutip Minggu (15/10/2023).
Tidak hanya itu, strategi lainnya yakni penguatan perlindungan konsumen fintech P2P lending yang memadai. Kemudian, pengembangan elemen ekosistem untuk mendukung pengembangan dan penguatan fintech P2P lending. Terakhir, pengembangan infrastruktur data dan sistem informasi untuk mendukung pengembangan dan penguatan fintech P2P lending.
"Masih ada beberapa masalah yang membayangi indutsri fintech, seperti halnya kredit macet, gagal bayar hingga penguataan permodalan. Belum lagi masalah bunga pinjol yang sempat menjadi sorotan lantaran tinggi," imbuhnya.
BACA JUGA : OJK: Pinjol Tidak Hanya untuk Investasi & Konsumsi, tapi Juga Spekulasi Judi Online
Bahkan, OJK mengaku akan membuat aturan turunan terkait dengan bunga pinjol, yang sebelumnya diatur oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), yakni maksimum 0,4% per hari. Sementara terkait masalah kredit macet, OJK mencatat ada 21 penyelenggara fintech P2P lending yang memiliki tingkat kredit macet atau tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) di atas 5 persen per Agustus 2023. Selain itu, masih ada 33 fintech P2P lending yang belum memenuhi kecukupan modal Rp2,5 miliar per September 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Warga Pracimantoro ajukan 13 tuntutan, desak revisi RTRW Wonogiri dan tolak pabrik semen demi kelestarian karst.
Terdakwa TPPU Andhi Nur Huda mengaku ada permintaan dana Rp21,5 miliar untuk Pilpres dalam sidang di Tipikor Semarang.
Pabrik penggilingan batu di Gunungkidul ditutup karena berdiri di tanah kas desa yang dilarang untuk aktivitas pertambangan.
Indonesia akan turun di 32 cabang olahraga Asian Games 2026 dengan 400 lebih atlet, persiapan difokuskan lewat program nasional.
Inflasi Kota Jogja Juni 2026 naik 0,46% dipicu kenaikan BBM, terutama berdampak pada sektor transportasi.
Pemerintah dan marketplace sepakat menahan kenaikan biaya layanan demi menjaga UMKM tetap kompetitif di tengah integrasi sistem.