Advertisement
Sandiaga Optimistis Pariwisata Berkontribusi Besar untuk Topang Pertumbuhan Ekonomi
Pengunjung mengikuti Festival Layangan di pantai Samas, Sabtu-Minggu (9-10/9/2023) - ist Dinas Pariwisata Bantul
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno optimistis pariwisata dapat menopang Indonesia untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi pada 2024, yakni 5,2%.
“Untuk sektor parekraf sendiri, kami sangat optimistis, kami bisa menopang target (pertumbuhan ekonomi) 5,2 persen tersebut,” ujar Sandiaga Uno dalam jumpa pers mingguan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta, Senin (5/2/2024).
Advertisement
Adapun sejumlah strategi yang telah ia canangkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif adalah meningkatkan jumlah event atau pagelaran di dalam negeri, menambah jumlah penerbangan, serta menambah bebas visa untuk 20 negara di luar negara anggota ASEAN.
Secara keseluruhan, kata Sandiaga, ia juga yakin bahwa Indonesia mampu meraih pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen. Ia menjelaskan bahwa keyakinan tersebut didasari oleh kemampuan Indonesia yang tetap tangguh di tengah-tengah perlambatan ekonomi global.
Selain itu, ucap dia melanjutkan, Indonesia juga tetap tangguh di tengah situasi geopolitik yang masih belum menentu.
Baca Juga
Tahun Ini Menparekraf Ingin Kembangkan Wisata Berkelanjutan
Desa Wisata Indonesia Masuk Daftar Terbaik di Dunia
Geliat Pariwisata Lambungkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia ke Rekor Tertinggi
Di tengah keberlangsungan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Sandiaga menjelaskan bahwa Indonesia dapat menopang pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan sektor konsumsi rumah tangga dengan meramaikan kampanye bangga buatan Indonesia. “Jadi, optimistis 5,2 persen tercapai berdasarkan kemampuan Indonesia,” kata Sandiaga.
Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,05 persen secara kumulatif sepanjang 2023. “Ekonomi Indonesia tumbuh 5,05 persen di 2023,” kata Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Amalia menjelaskan seluruh lapangan usaha tumbuh positif pada 2023. Lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi adalah industri pengolahan, perdagangan, pertanian, pertambangan, dan konstruksi.
Adapun lapangan usaha dengan pertumbuhan kumulatif tertinggi adalah transportasi dan pergudangan yang tumbuh 13,96 persen. Kemudian, disusul oleh jasa lainnya sebesar 10,52%, serta akomodasi, makanan, dan minuman 10,01%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






