Advertisement
Bakal Buka 40 Toko, Furnice Siap Jadi Alternatif Pilihan Customer
CEO Importa Group, Nizar Bawazier (kanan) bersama Deputy Div Head B2C Importa, Damar Supatmoko saat pemotongan tumpeng HUT ke-1 Furnice, Minggu (18/2/2024). - Harian Jogja/Anisatul Umah
Advertisement
SLEMAN—Furnice, salah satu unit bisnis dari Importa Group merayakan hari jadinya yang pertama dengan menggelar Customer Gathering di Furnice by Importa Jalan Magelang Km. 11, Tridadi, Sleman, Minggu (18/2/2024).
CEO Importa Group, Nizar Bawazier mengatakan Furnice memang menjadi lini bisnis Importa yang lebih fokus pada lifestyle furniture. Hingga 2028, pihaknya bahkan menargetkan akan mengoperasikan 40 toko Furnice, sehingga bisa lebih dekat dengan pelanggan.
Advertisement
Untuk itu, kata dia, diperlukan ekstra energi untuk membangun image dan melakukan penjualan langsung ke pembeli. "Ini tantangan tim Furnice ke depan bareng-bareng mencapai target lima tahun ke depan. Ke depan kami ingin menjadi alternatif bagi customer dalam memilih produk furnitur modern lifestyle, " kata dia.
Furnice, imbuh Nizar, ingin menjadi produk furnitur yang secara produk tidak kalah dari sisi mutu, dan punya nilai dari sisi harga yang lebih terjangkau. Bahkan, dia menyebut toko-toko Furnice akan selalu stand alone. "Kami akan buka Insyaallah di 40 titik sampai 2028, dan rencananya produk-produk kami akan dimaksimalkan. Satu tahun ini terlalu pendek buat kami men-develop retail furnishing, masih akan sangat kompleks ke depan," kata dia.
Customer Loyal
Senada, Deputy Div Head B2C Importa, Damar Supatmoko mengatakan toko Furnice pertama di Jogja, mendapatkan sambutan luar biasa dari pelanggan meski baru satu tahun berdiri. "Kami masih tahap improve, terus men-develop produk, memperluas market kami. Plan-nya, di Jogja kami baru akan ada satu, kami akan ada plan di kota-kota lain," ucapnya.
BACA JUGA: Berburu Furniture Awal Tahun? Furnice by Importa Siapkan Diskon hingga 60%
Dengan hadirnya Furnice, dia berharap masyarakat bisa memiliki alternatif dalam memilih produk furnitur. “Saat ini pelanggan dari instansi tidak hanya dari Jogja, tetapi top 3 nya ada di Malang, Kalimantan, hingga Sulawesi. Goal kami adalah menjadi pilihan alternatif furniture berkualitas dengan desain kekinian dan harga lebih terjangkau,” ucap dia.
Damar menyebut, nantinya toko-toko Furnice akan berkonsep stand alone dan menghadirkan suasana homey sehingga customer merasa lebih nyaman yang tentu saja didukung pelayanan dari karyawan yang selalu siap membantu mulai dari pembelian sampai dengan aftersales.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Harga Emas Antam 8 April Melonjak Tajam, Nyaris Sentuh Tiga Juta
- Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Ini Rencana Bank Indonesia
- Harga Emas Antam Melonjak, Tembus Rp2,85 Juta per Gram
- Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
- Forbes April 2026: Kekayaan Elon Musk Tembus Rp13.746 Triliun
Advertisement
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Iuran Belum Naik, BPJS Kesehatan Pilih Suntikan Dana dan Pencegahan
- Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 4,7 Persen di 2026
- Bansos April 2026 Mulai Cair Pekan Ini, Begini Detail Cara Mengeceknya
- Harga Emas Antam 8 April Melonjak Tajam, Nyaris Sentuh Tiga Juta
- Ekspor DIY Tumbuh Saat Dunia Lesu AS Jadi Pasar Utama
- Menaker Klaim Banyak Lowongan Kerja
- Tekanan Global Menguat, BI Cenderung Tahan Penurunan Suku Bunga
Advertisement
Advertisement






