Pendidikan Khas Kejogjaan Tak Sekadar Soal Budaya
“Pendidikan khas Kejogjaan yang hari ini kita luncurkan bersama adalah ikhtiar untuk mempersingkat jarak itu,” tutur Sri Sultan.
(Ki-Ka) Sasya Munsyarina, Riyana Widya, dan Rita Hidayati dalam acara pembukaan Syarina Fashion Store, Minggu (25/02/2024). /Harian Jogja - Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA— Syarina Fashion Store membuka gerai keduanya di Jalan Tantular No.397 Pringwulung, Condongcatur, Depok, Sleman. Pembukaan digelar pada Minggu (25/02/2024) oleh ketiga Owner yakni Sasya Munsyarina, Riyana Widya, dan Rita Hidayati. Hadir berbagai diskon menarik up to 88% selama grand opening.
Sasya Munsyarina mengatakan produk kebutuhan fashion lengkap di sini, mulai dari gamis, t-shirt, kemeja, blazer, hingga produk dari Bangkok, Thailand. Mukena travelling, parfum non alkohol, aksesoris seperti kalung, gelang, kacamata, kutek, dan lainnya.
"Di sini ada juga Al Quran custom, bisa custom nama. Ada juga produk merchandise, mulai dari tumbler, payung, topi, hingga mug," ucapnya ditemui di sela-sela acara pembukaan.
Target pasar dari toko baru ini adalah mahasiswa, sebab lokasinya yang strategis dan dekat dengan kampus. Harga yang ditawarkan juga lebih ramah di kantong, bahkan ada beberapa yang di bawah Rp100 ribu.
Ia bercerita awalnya bersama owner lainnya bergabung dalam komunitas yang sama. Kemudian merasa cocok, punya value yang sama dan juga punya impian yang sama untuk punya toko baju.
"Awalnya apa yang kita pakai selalu ditanya kok bagus sih orang lain tanya seperti itu, berarti tertarik akhirnya kami sediakan. Kami bertiga memang basicnya penjual," tuturnya.
Riyana Widya mejelaskan Syarina Fashion Store tidak hanya menjual baju muslim saja, namun lebih umum. Siapa saja bisa berbelanja di sini. Menurutnya Syarina pertama berdiri pada Agustus tahun lalu, saat ini sudah berjalan 1,5 tahun. Syarina sendiri merupakan singkatan dari nama tiga owner yakni Syasa, Rita, dan Riana.
BACA JUGA: Indonesia Segera Deklarasi sebagai Pusat Fesyen Muslim Dunia
"Dari iseng ngobrol gimana kalau bikin toko baju. Dan teman-teman ini punya impian yang sama, kami bikinlah toko yang pertama Syarina di daerah Banguntapan," tuturnya.
Selain toko offline, produk-produk Syarina juga bisa dibeli secara online. Melalui instagram, TikTok, dan juga marketplace. "Kalau penjualan online bagus, sekarang sedang kami bangun," lanjutnya.
Sementara itu, Rita Hidayati mengatakan dari toko pertama di Banguntapan, Bantul minat masyarakat luar biasa. Meski bukan di pusat kota, nama Syarina banyak diketahui masyarakat. Terus berkembang dan akhirnya bisa buka di Condongcatur, Sleman.
"Kami buka untuk semua kalangan, dari yang berjilbab dan tidak. Di sini produknya lebih banyak, lebih komplit, dan lebih variatif," ungkapnya.
Dia berharap agar Syarina bisa lebih besar lagi dan sukses kedepannya. Lokasi di Condongcatur menurutnya sangat strategis dari arah Gejayan, Jalan Solo, dan juga dari Selokan Mataram.
"Di sini seperti jadi pusat fashion juga karena banyak toko-toko fashion juga di sekitar ini. Kemudian di sini dekat dengan kampus daerah kos-kosan. Ini jadi beberapa pertimbangan pemilihan lokasinya."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Pendidikan khas Kejogjaan yang hari ini kita luncurkan bersama adalah ikhtiar untuk mempersingkat jarak itu,” tutur Sri Sultan.
Pemegang paspor Indonesia bisa menikmati fasilitas Visa on Arrival di puluhan negara. Berikut daftar negara VoA untuk WNI berdasarkan Passport Index 2026.
KPK meralat nama wakil rektor Unsoed yang terjaring OTT. Norman Arie Prayogo dan Kuat Puji Prayitno disebut ikut diamankan.
Daftar mobil listrik murah 2026 mulai Rp150 jutaan, lengkap dengan harga, jarak tempuh, kelebihan, dan tips sebelum membeli.
TKA SMA/SMK 2026 digelar empat hari mulai Oktober. Simak jadwal mata ujian, gelombang pelaksanaan, simulasi, dan gladi bersih
Kemnaker mencatat 43.805 pekerja terkena PHK sepanjang Januari-Juli 2026. Jawa Barat tertinggi dengan 8.830 pekerja.