Advertisement
Daya Beli Turun, Asita DIY Sebut Wisatawan Banyak Pilih Homestay ketimbang Hotel

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Asita DIY berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY terkait dengan wisata DIY. Selain tiket yang mahal, tidak adanya lonjakan yang signifikan juga dipengaruhi daya beli yang turun.
Daya beli yang turun ini menyebabkan wisatawan memilih homestay untuk menginap, daripada pesan kamar hotel berbintang. Homestay dipilih karena bisa menampung banyak orang 10-12 orang daripada sewa 3-4 kamar di hotel. "Mending cari satu rumah bisa 10-12 orang, ini juga sedang digandrungi wisatawan domestik," tuturnya.
Advertisement
BACA JUGA: Sebaran Belum Merata, Kualitas dan Kuantitas Homestay di Bantul Perlu Ditingkatkan
Dia menyebut Asita banyak menerima pertanyaan tentang homestay. Wisatawan lebih memilih homestay sehingga bisa untuk berkumpul sekeluarga. "Mereka gak mau di hotel jadi homestay, bisa berkumpul beberapa keluarga, ini sering kami temui," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Berikut Dampak Kebijakan Trump Terhadap Harga Emas dan Nilai Tukar Rupiah Menurut Pakar
- Pengamat: Rupiah Melemah Karena Perang Dagang AS
- Arus Balik, KAI Daop 6 Yogyakarta Berangkatkan 28.319 Pelanggan
- Neraca Perdagangan Indonesia Surplus, Tapi Kini Terancam Kebijakan Tarif Donald Trump
- Donald Trump Berlakukan Tarif Timbal Balik di Hari Pembebasan
Advertisement

Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang Merangkak Naik
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Okupansi Hotel di DIY Turun 20% Dibandingkan Lebaran Tahun Lalu
- Hari Ketiga Lebaran, 40 Ribu Lebih penumpang Kereta Api Kembali ke Jakarta
- Perdana Menteri Kanada Sebut Kebijakan Tarif Trump Bakal Ubah Fundamental Perdagangan Global
- Kebijakan Tarif Donald Trump Bisa Memicu Resesi Ekonomi di Indonesia
- Neraca Perdagangan Indonesia Surplus, Tapi Kini Terancam Kebijakan Tarif Donald Trump
- IHSG Sempat Anjlok, BEI DIY Sebut Tak Turunkan Minat Investasi
- Jaga Stabilitas Harga, Disperindag DIY Gelar Pasar Murah 6 Kali Selama Ramadan 2025
Advertisement
Advertisement