Hari ke-10 SAR KM Virgo Transport 8, 3 Jasad Ditemukan
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Uang Rupiah. - Ilustrasi Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Selasa pagi (26/5/2026). Mata uang Garuda tercatat turun tipis 5 poin atau sekitar 0,03% ke level Rp17.749 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp17.744 per dolar AS.
Pelemahan rupiah ini mencerminkan tekanan eksternal yang masih cukup kuat, terutama dari pergerakan dolar AS di pasar global serta dinamika ekonomi internasional yang belum sepenuhnya stabil.
Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan
Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menekan rupiah. Hal ini dipicu oleh ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Fed) yang diperkirakan masih akan bertahan pada level tinggi lebih lama.
Kondisi tersebut mendorong aliran modal global kembali ke aset berdenominasi dolar AS, sehingga mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, mengalami tekanan.
Selain itu, ketegangan geopolitik global serta fluktuasi harga komoditas juga turut memengaruhi sentimen pasar keuangan, membuat pergerakan rupiah cenderung volatil.
Faktor Domestik Masih Relatif Stabil
Dari dalam negeri, fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat. Inflasi yang terkendali, pertumbuhan ekonomi yang stabil, serta cadangan devisa yang memadai menjadi penopang utama rupiah di tengah tekanan eksternal.
Bank Indonesia juga terus melakukan berbagai langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valas dan penguatan kebijakan moneter untuk menjaga keseimbangan nilai tukar.
Meski demikian, tekanan jangka pendek tetap sulit dihindari seiring tingginya ketidakpastian global.
Proyeksi Rupiah Hari Ini
Pelaku pasar memperkirakan pergerakan rupiah hari ini masih akan berada dalam rentang terbatas dengan kecenderungan melemah. Level psikologis di kisaran Rp17.700–Rp17.800 per dolar AS menjadi area penting yang akan diuji pasar.
Jika tekanan global terus berlanjut, rupiah berpotensi bergerak fluktuatif. Namun, intervensi otoritas dan sentimen domestik yang positif diharapkan mampu menahan pelemahan lebih dalam.
Dampak ke Masyarakat dan Dunia Usaha
Pelemahan rupiah biasanya berdampak pada kenaikan harga barang impor serta biaya produksi bagi pelaku usaha yang bergantung pada bahan baku dari luar negeri.
Di sisi lain, sektor ekspor justru berpotensi mendapat keuntungan karena nilai tukar yang lebih tinggi membuat produk Indonesia lebih kompetitif di pasar global.
Bagi masyarakat, fluktuasi nilai tukar menjadi indikator penting untuk memantau kondisi ekonomi secara umum, terutama terkait harga kebutuhan pokok dan stabilitas daya beli.
Dengan berbagai faktor yang memengaruhi, pergerakan rupiah ke depan masih akan sangat bergantung pada dinamika global. Pelaku pasar diimbau tetap mencermati perkembangan ekonomi internasional serta kebijakan moneter yang dikeluarkan bank sentral utama dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.