Advertisement
Disperindag DIY Sebut Industri Tekstil Masih Sehat di Tengah Tekanan Global
Industri tekstil. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menyebut industri tekstil masih berjalan normal di tengah kondisi global yang kurang mendukung. Kepala Disperindag DIY, Syam Arjayanti mengatakan operasional kegiatan industri masih berjalan baik.
"Industri tekstil DIY alhamdulilah masih berjalan normal, dan semoga akan tetap berjalan dengan baik," ucapnya, Jumat (28/6/2024).
Advertisement
Dia mengatakan Disperindag DIY berkolaborasi dengan semua pihak mengupayakan agar kegiatan operasional bisa berjalan lancar. Seperti dengan Bea Cukai, Dinas Perizinan, Kementerian Perdagangan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY, hingga Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) DIY.
Lebih lanjut dia mengatakan gerakan bangga buatan Jogja juga terus digencarkan. Sehingga masyarakat bisa berperan dalan meningkatkan perekonomian di DIY.
BACA JUGA: Industri Tekstil Dalam Negeri Disebut Terpuruk Selama 9 Tahun Terakhir
"Sinergi Disperindag dengan berbagai instansi dan asosiasi terus ditingkatkan dalam kegiatan pelayanan ekspor," jelasnya.
Sebelumya, API DIY menyebut sampai saat ini belum ada perusahaan tekstil yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Wakil Ketua Bidang Organisasi & Keanggotaan API DIY, Timotius Apriyanto mengatakan berdasarkan musyawarah API DIY 2024 belum ada laporan perusahaan tekstil yang melakukan PHK.
Dia mengatakan memang ada informasi yang menyebutkan bahwa di luar DIY sudah ada beberapa perusahaan tekstil yang tutup. Di DIY sendiri, ada satu perusahaan yang tengah recovery dan diharapkan akan baik-baik saja.
"Secara umum belum ada laporan perusahaan yang melakukan layoff, saya ada di forum Tripartit juga," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
DAMRI Buka Rute Jogja-Semarang, Lewat Borobudur dan Kota Lama
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






