Advertisement
Deflasi Empat Kali, Pemda DIY Sebut Bukan Akibat Langsung Penurunan Daya Beli
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat sepanjang 2024 DIY sudah mengalami deflasi empat kali, Januari 2024 sebesar 0,02%, Mei 2024 sebesar 0,08%, Juni 2024 sebesar 0,25%, dan Juli 2024 sebesar 0,03%.
Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiyana mengatakan deflasi di DIY tidak serta merta menandakan adanya penurunan daya beli.
Menurutnya beberapa jenis komoditas bisa saja produksinya cukup. Pasokan yang banyak menyebabkan harga jual komoditas tersebut turun. "Tidak bisa serta merta menyimpulkan daya beli masyarakat turun. Pemahamannya seperti itu," ucapnya, Jumat (9/8/2024).
Dia mengibaratkan deflasi ini seperti tekanan darah, tidak boleh terlalu rendah dan tidak boleh terlalu tinggi. Inflasi 2024 ditargetkan berada di posisi 2,5% plus minus 1%.
Advertisement
BACA JUGA: Bahaya Obesitas Mengintai di Balik Nikmatnya Minuman Manis
Menurutnya biasanya di kondisi perekonomian normal setelah inflasi tinggi akan diikuti deflasi menuju ke titik keseimbangan baru. Begitu juga sebaliknya, saat terjadi deflasi biasanya akan kembali inflasi.
"Tidak boleh terlalu rendah dan tidak boleh terlalu tinggi," jelasnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Ibrahim mengatakan deflasi ini memang benar perlu diwaspadai. Sebab inflasi tidak boleh terlalu tinggi dan tidak boleh terlalu rendah.
Dia menyebut meskipun upaya dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sudah bagus namun masih perlu melakukan antisipasi-antisipasi. Jangan sampai harga komoditas terlalu rendah sehingga membuat demotivasi kalangan usaha pertanian. "Jadi harus didudukkan dalam porsi yang seimbang," kata Ibrahim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








