Advertisement

BPS Sebut Sektor Pertanian dan Pertambangan Alami Deflasi Terdalam Agustus 2024

Rika Anggraeni
Senin, 02 September 2024 - 14:27 WIB
Ujang Hasanudin
BPS Sebut Sektor Pertanian dan Pertambangan Alami Deflasi Terdalam Agustus 2024 Petani mencabut benih untuk ditanam. - ilustrasi - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut sektor pertanian hingga sektor pertambangan pada harga perdagangan besar (HPB) mengalami deflasi secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Agustus 2024.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan bahwa HPB sektor pertanian mengalami deflasi terdalam, yakni sebesar 1,16% mtm. Begitu pun pada sektor pertambangan dan penggalian dengan deflasi yang menyentuh 0,95% mtm pada Agustus 2024.

Advertisement

“Jika dilihat menurut sektor, secara month-to-month [bulanan], deflasi HPB terjadi pada sektor pertanian, serta sektor pertambangan dan penggalian,” kata Pudji dalam konferensi pers Berita Resmi Statistik BPS, Senin (2/9/2024).

Sementara itu, lanjut Pudji, sektor industri mengalami inflasi HPB sebesar 0,12% mtm dengan andil inflasi HPB sebesar 0,1% mtm.

Lebih lanjut, Pudji menuturkan bahwa inflasi HPB terjadi pada semua sektor dengan inflasi terbesar terjadi pada sektor pertanian yang mencapai 4,01% secara tahunan (year-on-year/yoy).

BACA JUGA: Bawang Merah hingga Telur yang Bikin Indonesia Deflasi 0,03 Persen pada Agustus 2024

Mengekor sektor industri dengan inflasi HPB menyentuh 2,56% yoy, serta sektor pertambangan dan penggalian sebesar 1,61% yoy pada delapan bulan pertama 2024.

Di sisi lain, BPS juga mencatat sektor yang memberikan andil inflasi HPB terbesar adalah sektor industri, yaitu 2,08% yoy. Sementara itu, andil inflasi HPB di sektor pertanian adalah 0,73% yoy. Sedangkan andil inflasi HPB di sektor pertambangan dan penggalian sebesar 0,01% yoy.

Secara umum, Pudji menyampaikan bahwa inflasi HPB terjadi deflasi sebesar 0,12% mtm pada Agustus 2024. Lalu, inflasi HPB dari tahun ke tahun sebesar 2,82% yoy dan 1,52% sepanjang tahun berjalan (year-to-date/ytd).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103

Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103

Jogja
| Sabtu, 04 April 2026, 16:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement