Dosen FK UKDW Ungkap Manfaat Ibadat Taiz bagi Orang Muda
Tekanan akademik, tuntutan awal karier, hingga proses pencarian jati diri dapat menjadi sumber stres bagi kelompok dewasa muda.
Kepala OJK DIY, Eko Yunianto. - ist
JOGJA—Dalam rangka menyemarakkan Ramadan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY menggelar Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) 2025. Program yang rutin digelar sejak 2024 ini merupakan kampanye nasional keuangan syariah pada masyarakat.
Kepala OJK DIY, Eko Yunianto, mengatakan Gerak Syariah 2025 OJK DIY mengupayakan berbagai kegiatan literasi dan inklusi keuangan syariah yg masif dan merata. Tujuan pelaksanaan Gerak Syariah, lanjut Eko, untuk mengoptimalkan momentum Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.
Gerak Syariah 2025 OJK DIY juga berupaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terkait dengan produk dan layanan keuangan syariah disesuaikan dengan kebutuhannya. "[Di samping itu, tujuan lain untuk] mengoptimalkan kolaborasi antara OJK, Industri Jasa keuangan, dan stakeholder terkait dengan dukungan aliansi strategis kegiatan literasi dan inklusi keuangan syariah, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan syariah," kata Eko, Selasa (18/3/2025).
BACA JUGA: Tanah Longsor di Clongop, Bupati Endah Sebut Penanganan Wajib Kelar Sebelum Lebaran
Serangkaian acara dalam Gerak Syariah 2025 OJK DIY yang sudah dan akan berlangsung seperti kajian dan obrolan seputar keuangan syariah (Kolak) berupa talkshow terkait dengan keuangan syariah di radio dan televisi.
Ada pula kompetisi Lomba Reels bertajuk Sharia Challenge dan Lomba Kultum pada 14 Maret 2025; serta Kuis Ketupat (Edukasi dan Literasi Keuangan kepada Masyarakat) yang digelar pada 15 dan 22 Maret 2025.
Selain itu, terdapat juga webinar edukasi keuangan syariah pada 21 Maret 2025. Sementara untuk pemenang hasil kompetisi Lomba Reels, diumumkan pada 27 Maret. “Bagi para pemenang kompetisi, tersedia hadiah uang jutaan rupiah. Juara III sebesar Rp1 juta; Juara II Rp1,5 juta; dan Juara I Rp2 juta,” kata Eko.
Kegiatan terbagi dalam dua model, daring dengan mengirimkan video, dan luring bertempat di Kantor OJK DIY. “Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat bisa secara rutin mengunjungi media sosial dan web OJK DIY.” (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tekanan akademik, tuntutan awal karier, hingga proses pencarian jati diri dapat menjadi sumber stres bagi kelompok dewasa muda.
Anak lebih rentan tertular influenza tipe A dan B. Simak penjelasan IDAI tentang kelompok berisiko, gejala, dan upaya pencegahannya.
Threads menghadirkan parental supervision melalui Family Center. Orang tua bisa memantau aktivitas, membatasi waktu penggunaan, dan mengatur jam tidur remaja.
Sisa lem stiker di kaca mobil sulit dibersihkan? Simak lima cara mengatasinya menggunakan pembersih kaca, WD-40, alkohol, dan bahan lainnya.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen menghapus kelaparan dan kemiskinan serta memastikan anak Indonesia tidak kekurangan gizi.
MRS 2026 putaran keempat di Mandalika menerapkan aturan baru FIM, termasuk perubahan kuota Q1-Q2 dan batas start dari Pit Lane.