Volume Lalu Lintas Jabodetabek dan Jabar Naik Jelang Lebaran 2026
Volume lalu lintas tol Jabodetabek dan Jabar mulai naik jelang mudik Lebaran 2026. Jasa Marga imbau pemudik siapkan saldo e-toll dan fisik kendaraan.
(dari kiri ke kanan) Mardigu Wowiek Prasantyo atau yang lebih dikenal sebagai Bossman Mardigu, Yusuf Saadudin, dan Helmy Yahya dalam RUPST Bank BJB (BJBR) pada Rabu (16/4/2025)/Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. atau Bank BJB (BJBR) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 di Menara Bank BJB, Bandung pada Rabu (16/4/2025).
Dalam agenda perubahan pengurus perseroan, para pemegang saham BJBR menyepakati pengangkatan Yusuf Saadudin menjadi Direktur Utama BJB, sedangkan Mardigu Wowiek Prasantyo atau “Bossman” Mardigu ditunjuk sebagai Komisaris Utama Independen BJB menggantikan Taswin Zakaria.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang memimpin rapat sebagai representasi pemegang saham pengendali mengatakan bahwa peserta RUPS menyepakati adanya pengurangan jumlah direksi dan komisaris.
"Sebagai pemegang saham terbesar 36%, kami mengedepankan profesionalisme. Komposisi yang diusulkan dan disepakati oleh para pemegang saham berdasarkan profesionalitas," katanya.
Semetara itu, nama lain yang ditunjuk masuk dalam jajaran dewan komisaris di antaranya Sekda Jabar Herman Suryatman sebagai Komisaris Independen, bersama dengan mantan Direktur Utama TVRI Helmy Yahya. Adapun berikut profil Yusuf Saadudin dan Mardigu Wowiek:
Profil Yusuf Saadudin
Mengutip situs resmi perseroan, Yusuf bukan lagi sosok baru di Bank BJB. Dia sempat menduduki posisi Pemimpin Divisi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) pada 2019 hingga 2021.
Setelah itu, dia dipercaya menakhodai Divisi Kredit Konsumer sejak 2021 hingga Juli 2024. Jabatan Direktur Konsumer dan Ritel lantas dijabatnya pada 2024 hingga 2025.
Yusuf merupakan bankir kelahiran Bandung, Jawa Barat pada 1973. Dia menamatkan pendidikan S-1 Akuntansi dari Universitas Padjadjaran pada 1999, dan meraih gelar Magister Hukum Ekonomi dan Bisnis di universitas yang samapada 2015.
BACA JUGA: Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Tunjuk Mardigu Wowiek dan Helmy Yahya Jadi Komisaris BJB
Adapun, jabatan Yusuf sebagai Direktur Utama akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Profil Mardigu Wowiek
Sebelum ditunjuk sebagai Komisaris Utama Independen BJB, Wowiek Prasantyo atau banyak dikenal sebagai Mardigu memiliki berbagai pengalaman di sektor perbankan, korporasi, hingga pemerintahan.
Dia pernah menjabat sebagai Treasury Manager Panin Bank pada 1991–1993, serta Direktur PT Megasino Investama pada 1993–1999. Mardigu juga tercatat sebagai tenaga analisis strategis (anstra) di Kementerian Pertahanan pada periode 2016 hingga 2019.
Mardigu menamatkan pendidikan sarjana di San Francisco State University (SFSU), Amerika Serikat pada 1989. Dia kemudian meraih gelar magister di bidang Applied Psychology in Criminal Mind & Forensic Investigators dari universitas yang sama pada 1991.
Penunjukannya sebagai Komisaris Utama Independen juga akan berlaku efektif setelah disetujui oleh OJK.el
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Volume lalu lintas tol Jabodetabek dan Jabar mulai naik jelang mudik Lebaran 2026. Jasa Marga imbau pemudik siapkan saldo e-toll dan fisik kendaraan.
Kebocoran pipa gas Pertamina EP di Babelan, Bekasi, berhasil ditangani kurang dari 90 menit. Aliran gas dihentikan untuk cegah risiko lanjutan.
Jadwal KRL Solo–Jogja Senin 8 Juni 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Cek jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Kemdiktisaintek dan IRD Prancis memperkuat kolaborasi riset melalui skema pendanaan bersama untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Rencana BI menaikkan remunerasi kas pemerintah dinilai dapat membantu menekan biaya utang negara dan menjaga stabilitas rupiah.
Marc Marquez menjuarai MotoGP Hungaria 2026 setelah mengalahkan Pedro Acosta. Kemenangan ini membuat peluangnya di klasemen semakin terbuka.