Konflik Saudi-Houthi Memanas, Ini 5 Langkah untuk Jemaah Umrah Indonesia
Konflik Saudi-Houthi memanas. Pemerintah diminta memastikan keselamatan jemaah umrah, termasuk menyiapkan penundaan hingga pemulangan darurat.
Logo Muhammadiyah - ist/wikimedia
Harianjogja.com, JAKARTA —Organisasi keagamaan Muhammadiyah berencana meluncurkan bank syariah dalam waktu dekat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengeh memproses izin pendiran bank syariah Muhammadiyah tersebut.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan bahwa regulator sedang memproses izin pendirian bank tersebut yang diperkirakan meluncur dalam waktu dekat.
“Iya, sudah [diproses]. Sepertinya sudah mau keluar [izinnya] ini, enggak lama lagi, mungkin sebulan ini saya kira sudah keluar,” katanya saat ditemui di Jakarta International Convention Center, dikutip pada Sabtu (29/6/2025).
Dian memaparkan, berdasarkan rencana yang telah dikomunikasikan dengan OJK, Muhammadiyah mulanya akan mendirikan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) baru.
Calon bank ini akan menjadi prototipe untuk kemudian ditentukan arah bisnisnya menjadi bank komersial yang besar atau pelayanan terbatas pada anggota.
“Jadi sedang mereka pikirkan [model bisnisnya], tergantung bagaimana keunikan-keunikan organisasi. Muhammadiyah itu punya keunikan organisasi sendiri,” tuturnya.
BACA JUGA: Program PTSL di Gunungkidul Sasar 3.500 Bidang Tanah
Terkait konsolidasi BPRS milik Muhammadiyah lainnya menjadi satu entitas, Dian berharap bahwa pendirian bank baru tersebut dapat menjadi proses awal.
Harapannya, Muhammadiyah bisa mengawali proses transformasi BPRS untuk kemudian menjadi bank umum syariah baru.
“Itu sebenarnya ganti nama dulu, terus baru yang lainnya. Mudah-mudahan bisa begitu, nanti mungkin [bertransformasi] sampai bank umum juga,” pungkasnya.
Menurut catatan Bisnis, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memiliki sebanyak 10 BPR syariah. Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengatakan keinginan Muhammadiyah memiliki bank syariah sudah ada sejak lama.
"Untuk itu Muhammadiyah sudah membangun beberapa BPR dan sekarang sudah dikonversi menjadi BPRS," katanya kepada Bisnis pada Rabu (3/7/2024).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Konflik Saudi-Houthi memanas. Pemerintah diminta memastikan keselamatan jemaah umrah, termasuk menyiapkan penundaan hingga pemulangan darurat.
Harianjogja.com, JOGJA—Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY menyebut pelaku usaha saat ini masih menahan ekspansi di tengah ketidakpastian ekonomi. Hal ini dip
Lebih dari 300 ekstensi Chrome diduga memanipulasi mesin pencari dan memantau riwayat pencarian. Simak cara memeriksa dan menghapusnya.
Suzuki Fronx facelift tertangkap kamera saat uji jalan di India. Model baru ini dikabarkan mendapat ubahan desain, fitur kabin, dan pilihan mesin.
HP terkena air atau kehujanan? Jangan panik dan langsung menyalakannya. Simak langkah penanganan awal agar risiko kerusakan ponsel berkurang.
WHO mengumumkan tujuh kandidat direktur jenderal berikutnya, termasuk Menteri Kesehatan Indonesia Budi Gunadi Sadikin. Pemilihan berlangsung pada 2027.