Penjualan Mobil Nasional Berpeluang Tembus 1 Juta Unit
Kemenperin optimistis penjualan mobil nasional pada 2026 dapat melampaui target 850.000 unit dan kembali mendekati 1 juta unit seiring pertumbuhan produksi dan
Ilustrasi Toyota Kijang Innova Venturer /Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, JAKARTA—Produsen mobil asal Jepang, Toyota Astra Motor masih menguasasi penjualan pasar mobil nasional pada Januari-Juni 2025. Model Kijang Toyota Innova yang menjadi tulang punggung (backbone) penjualan di tanah air.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada semester I/2025, penjualan wholesales Toyota tembus 123.846 unit, dengan pangsa pasar (market share) 33%. Penjualan secara ritel alias dari dealer ke konsumen sebesar 126.893 unit, dengan market share 32,5% pada periode yang sama.
Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Jap Ernando Demily mengatakan, pada semester I/2025, pasar masih mengalami koreksi sekitar 9% dengan catatan wholesales 374.000 unit.
"Di tengah kondisi ini, Toyota bersyukur masih bisa mempertahankan posisi market share 33% dengan catatan wholesales yang juga sedikit terkoreksi 5% ke angka 123.000 unit," ujar Ernando dilansir Bisnis.com, Kamis (10/7/2025).
Menurutnya, pasar otomotif Indonesia memang masih mengalami koreksi sepanjang tahun ini, dipengaruhi oleh berbagai faktor global dan domestik.
Ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi memicu sikap hati-hati konsumen, sementara perubahan nilai tukar rupiah memberikan tekanan pada harga kendaraan.
"Secara domestik, kondisi ekonomi yang masih tertekan dan tingginya suku bunga, mendorong masyarakat untuk menunda pembelian kendaraan dan lebih memilih sikap wait and see," jujarnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, perekonomian Indonesia pada kuartal I/2025 tumbuh sebesar 4,87% secara tahunan (year-on-year/YoY) alias masih di bawah 5%. Angka itu juga lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 5,11% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sederet model yang menjadi kontributor penjualan terbesar Toyota masih konsisten terdiri dari MPV 7-seater, SUV, serta city car. Secara terperinci, Kijang Innova terjual sebanyak 31.107 unit, disusul Avanza dan Veloz sebanyak 24.685 unit.
Sepanjang periode Januari-Juni 2025, total penjualan mobil nasional secara wholesales ambles 8,6% yoy menjadi 374.740 unit, dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebanyak 410.020 unit. Penjualan mobil secara ritel pun turun 9,7% menjadi 390.467 unit, dibandingkan 6 bulan pertama 2024 sebanyak 432.453 unit.
Deretan Mobil Terlaris Toyota Semester I/2025:
1. Kijang Innova: 31.107 unit
2. Avanza & Veloz: 24.685 unit
3. Rush: 15.425 unit
4. Calya: 14.359 unit
5. Agya: 8.047 unit
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Kemenperin optimistis penjualan mobil nasional pada 2026 dapat melampaui target 850.000 unit dan kembali mendekati 1 juta unit seiring pertumbuhan produksi dan
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.