Selundupkan 1,3 Ton Ketamin, 8 Awak MV King Sun Jadi Tersangka
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Foto ilustrasi. Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA—Optimisme pasar terhadap arah kebijakan moneter kembali mendorong pasar saham ke level tertinggi. Ekspektasi bahwa Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga acuan demi menjaga stabilitas rupiah menjadi katalis utama penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini.
IHSG menguat 58,46 poin atau 0,64 persen ke posisi 9.133,87. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,69 poin atau 0,41 persen ke level 893,12.
“IHSG menguat di tengah meningkatnya ekspektasi suku bunga yang tidak berubah untuk melindungi nilai rupiah, di mana saat ini rupiah kembali mengalami pelemahan menjadi sekitar Rp16.935,” ujar Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Senin (19/1/2026).
Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang digelar pada Selasa (20/1) dan Rabu (21/1). Forum tersebut diperkirakan mempertahankan BI-Rate di level 4,75 persen seiring kurs rupiah yang masih berada dalam tekanan.
Selain itu, perhatian investor juga tertuju pada rilis data pertumbuhan kredit Desember 2025. Angka tersebut diperkirakan melambat menjadi 7,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) dari 7,74 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.
Dari kawasan Asia, pergerakan bursa berlangsung variatif. Pelaku pasar masih mencermati dinamika global seusai munculnya pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang ingin menguasai Greenland dan mengancam memberlakukan tarif baru terhadap delapan negara Eropa yang menentang kebijakannya.
Sementara itu, China melaporkan data Gross Domestic Product (GDP) kuartal IV-2025 yang melambat menjadi 4,5 persen dari sebelumnya 4,8 persen. Meski demikian, secara tahunan GDP China pada 2025 tetap mencapai target pertumbuhan 5 persen (yoy).
Dibuka menguat, IHSG bertahan di teritori positif hingga penutupan sesi pertama. Pada sesi kedua, indeks tetap berada di zona hijau sampai perdagangan berakhir.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor mencatat penguatan. Kinerja tertinggi datang dari sektor barang konsumen non primer yang naik 1,23 persen, disusul sektor infrastruktur 0,77 persen dan sektor barang konsumen primer 0,58 persen.
Sebaliknya, lima sektor melemah. Sektor kesehatan turun paling dalam sebesar 1,02 persen, diikuti sektor transportasi dan logistik 0,94 persen serta sektor barang baku 0,76 persen.
Saham dengan penguatan terbesar antara lain ESTI, ZATA, BELL, INOV, dan ASHA. Adapun saham yang melemah paling dalam yakni KIOS, TALF, CTBN, ELTY, dan BTEK.
Frekuensi perdagangan tercatat 3.935.575 kali transaksi dengan volume 85,35 miliar lembar saham senilai Rp35,91 triliun. Sebanyak 377 saham menguat, 318 saham melemah, dan 110 saham stagnan.
Di tingkat regional, bursa Asia bergerak bervariasi. Indeks Nikkei melemah 352,60 poin atau 0,65 persen ke 53.583,57, indeks Shanghai menguat 12,09 poin atau 0,29 persen ke 4.114,00, indeks Kuala Lumpur turun tipis 0,41 poin atau 0,02 persen ke 1.712,33, dan indeks Strait Times melemah 14,22 poin atau 0,29 persen ke 4.834,88, membentuk lanskap pasar kawasan yang kontras di tengah sentimen global dan ekspektasi kebijakan moneter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.