Airlangga Sebut Insentif EV Dikaitkan dengan Kendaraan Nasional
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Pedagang cabai rawit merah. - Foto ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA-Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan strategis masih berada pada level tinggi, dengan cabai rawit merah menembus Rp72.500 per kilogram (kg) dan telur ayam ras Rp31.500 per kg. Data tersebut dipantau pada Sabtu pukul 09.50 WIB.
Berdasarkan data resmi PIHPS Nasional di Jakarta, pergerakan harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional juga mencatat bawang merah berada di angka Rp43.350 per kg, sementara bawang putih diperdagangkan Rp40.450 per kg.
Untuk komoditas beras, beras kualitas bawah I dan bawah II masing-masing dibanderol Rp14.400 per kg. Sementara itu, beras kualitas medium I tercatat Rp15.900 per kg, dan beras kualitas medium II Rp15.750 per kg.
Adapun beras kualitas super I berada di harga Rp17.150 per kg, sedangkan beras kualitas super II tercatat Rp16.650 per kg, berdasarkan pemantauan PIHPS Nasional.
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar tercatat Rp42.000 per kg, cabai merah keriting Rp43.100 per kg, dan cabai rawit hijau mencapai Rp53.900 per kg, menunjukkan variasi harga cabai yang masih relatif tinggi.
Untuk komoditas protein hewani, daging ayam ras dijual Rp41.000 per kg, daging sapi kualitas I berada di harga Rp143.250 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II tercatat Rp135.600 per kg.
Sementara itu, harga gula pasir kualitas premium mencapai Rp19.850 per kg, dan gula pasir lokal berada di angka Rp18.350 per kg.
Pada komoditas minyak goreng, minyak goreng curah tercatat Rp18.850 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp22.600 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II berada di harga Rp21.550 per liter, sebagaimana tercantum dalam data PIHPS Nasional Bank Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
DPRD Bantul mengawasi persiapan Pilur serentak di 30 kalurahan untuk memastikan tahapan berjalan transparan dan bebas politik uang.
Esensi digitalisasi bagi Kelompok Pengrajin Batik Rinakit merupakan gambaran semangat para pelaku ekonomi kreatif
Polisi menyebut dugaan aksi asusila di kafe di Kota Jogja dapat diproses sebagai tindak pidana pornografi jika disertai bukti yang valid.
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.